Kasat Reskrim Polres Wajo Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tempe

Kasat Reskrim Polres Wajo, AKP Bagas Sancoyoning Aji memberikan bantuan untuk korban banjir Wajo melalui At-taubah Channel Peduli

Kasat Reskrim Polres Wajo Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tempe
TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Tim At-taubah Channel Peduli bersama pembina, menyalurkan bantuan dari Kasat Reskrim Polres Wajo, AKP Bagas Sancoyoning Aji untuk pengungsi korban banjir Wajo di posko pengungsian, Rabu (26/6/2019) kemarin. 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Kasat Reskrim Polres Wajo, AKP Bagas Sancoyoning Aji memberikan bantuan untuk korban banjir Wajo

Bantuan tersebut disalurkan melalui At-taubah Channel Peduli, Rabu (26/6/2019) kemarin.

Tim At-taubah Channel Peduli pun langsung menyalurkan bantuan tersebut ke dua posko pengungsian yang ada di Kecamatan Tempe.

Baca: Akibat Banjir, 4.311 Hektar Sawah Warga di Wajo Terkena Puso

Baca: Pengungsi Korban Banjir Wajo Masih Bertahan di Posko, Mereka Butuh Susu Bayi

Baca: Ingin Selundupkan Sabu ke Lapas Palopo, Dua Warga Wajo Ini Diciduk Polisi

Pertama di kompleks TPA Kelurahan Mattirotappareng dan kedua, di Jl WR Supratman Sengkang. Di mana, di dua tempat pengungsian korban banjir tersebut, terdapat sejumlah bayi dan balita yang membutuhkan susu formula untuk pertumbuhan mereka.

"Di sana terdapat sejumlah balita dan bayi, tentu dengan kondisi seperti sekarang, mereka sangat membutuhkan uluran tangan kita semua agar bayi dan balita di posko pengungsian ini bisa mendapat asupan gizi yang cukup," kata Mediator anak yatim dan kaum dhuafa At-taubah, Muhammad Akbar Gunawan.

Olehnya, sasaran penyaluran bantuan dari Kasat Reskrim Polres Wajo kali ini fokus kepada gizi bayi dan balita di posko pengungsian.

Penyaluran bantuan tersebut didampingi langsung oleh pembina At-taubah Channel Peduli, Iptu Chandra Nur Said, yang tak hanya menyalurkan bantuan berupa susu formula, juga ada bahan sembako.

Salah satu pengungsi di kompleks TPA Kelurahan Mattirotappareng, Resita pun mengaku sangat berterima kasih atas bantuan yang disalurkan At-taubah Channel Peduli.

"Kita memang butuh susu formula, karena ada anak bayi di sini, apalagi selama banjir, aktivitas kita terkendala. Kita sangat berterima kasih," katanya.

Diketahui, meski banjir sudah mulai surut di Kabupaten Wajo, pengungsi masih memilih tetap bertahan di posko pengungsian mengingat ketinggian air masih cukup tinggi.

Halaman
12
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved