Cerita Sukses Pemilik Wong Solo Makassar Ternyata Ketua MUI Bali

Adapun tema yang diangkat dalam diskusi ini yakni "Urgensi Tema Khutbah dan Perubahan Masyarakat".

Cerita Sukses Pemilik Wong Solo Makassar Ternyata Ketua MUI Bali
abdiwan/tribuntimur.com
Suasana diskusi mubalig DPP IMMIM 
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Masjid Muballig Indonesia Muttahidah (IMMIM) menggelar diskusi Mubalig dirangkaikan Halalbihalal di Gedung Islamic Centre IMMIM Jl Jenderal Sudirman, kota Makassar, Kamis (27/6/2019)

Adapun tema yang diangkat dalam diskusi ini yakni "Urgensi Tema Khutbah dan Perubahan Masyarakat". 

Ketua Umum Yasdic IMMIM Ridwan Abdullah, yang bertindak sebagai pengantar diskusi mengatakan, tantangan Mubalig atau Dai di zaman ini tidak sekedar pada menyampaikan amar maruf nahi munkar, tapi lebih dari itu. 

Satreskrim Polres Pangkep Tangkap Pencuri Kabel Milik PT Semen Tonasa

Dosen Teknik Perkapalan Unhas Latih Pengrajin Kapal Kayu Membuat Pola untuk Gading Baja


"Dai atau Muballig harus memiliki pemahaman yang mendalam bukan hanya menganggap bahwa dakwah itu dilakukan dalam frame amar maruf nahi munkar," kata Ridwan. 

Menurutnya, Dai seharusnya tidak memiliki prinsip bahwa sekedar mengajak amar maruf nahi munkar. Pasalnya prinsip tersebut, kata dia sudah ketinggalan zaman akan mengalami krisis metodologis. 

"Menjadi pendakwah harus memiliki kompetensi yang memadai dalam melayani ummat. Misalnya memiliki pengetahuan yang tinggi guna mensejaterahkan ummat dengan jalan misalnya memberi pekerjaan kepada ummat," katanya.

Ia pun memberikan contoh salah satu dai muballig yang ikut serta dalam mensejaterahkan ummat yakni, Ketua MUI Provinsi Bali yang juga seorang owner Rumah Makan Wong Solo Makassar Masrur Makmur La Tanro. 

Menurut dia, Masrur selain sukses sebagai pendakwah atau Muballig juga ikut serta dalam menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus membuat rumah makan yang halal dan thayyiban, menjadi pilihan ummat Islam. 

WUPI Ajak Rekan Travel Agent Pelajari Resiko dan Dapat Untung Jualan Perjalanan Wisata

Pengamat: Perang Tarif Transportasi Online Harus Dihentikan


Di tempat yang sama, Masrur Makmur La Tanro mengungkapkan, menjadi pendakwah harus memiliki kompetensi di luar kecakapannya dalam menyampaikan kalam ilahi.

"Bagaimana kita menjadi pendakwah di atas rata-rata pendakwah pada umumnya," katanya.

Pada kesempatan ini, Masrur juga mengemukakan soal usahanya yang memberi kesempatan karyawan untuk mandiri. 

“Terakhir membuka peluang bagi karyawan yang ingin mandiri atau membuka money changer sendiri. Dengan memberikan bantuan berupa pikiran/pendapat, SDM ataupun dalam bentuk dana,” jelas Masrur.

Hadir dalam kegiatan ini, Perwakilan DPP IMMIM Kamaluddin Abu Nawas, Dewan Pembina DPP IMMIM AGH Muhammad Ahmad.
Ketua MUI Provinsi Bali yang juga Owner Wong Solo Makassar Masrur Makmur La Tanro.
Ketua MUI Sulsel AGH Sanusi Baco, Guru Besar UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis,  serta bertindak selaku Moderator, Sekretaris Umum DPP IMMIM Ishaq Samad. (*)


Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
 

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow IG resmi Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved