PLN Sulbagsel Sinergi Tingkatkan Layanan Publik, Siap Layani 4.500 MW Pelangan di Sultra

PLN Unit Induk se-Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) menggelar Multi Stakeholder Forum, di Aula Lantai 6 Kantor UIW PLN Sulselrabar

PLN Sulbagsel Sinergi Tingkatkan Layanan Publik, Siap Layani 4.500 MW Pelangan di Sultra
RILIS PLN
General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi Suroso Isnandar saat memberi sambutan Multi Stakeholder Forum, di Aula Lantai 6 Kantor UIW PLN Sulselrabar Jl Herstasning Makassar, Rabu (26/6/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PLN Unit Induk se-Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) menggelar Multi Stakeholder Forum, di Aula Lantai 6 Kantor UIW PLN Sulselrabar Jl Herstasning Makassar, Rabu (26/6/2019).

Acara bertujuan untuk mempererat komunikasi dan kerja sama antara PLN dan stakeholder, seperti Dinas ESDM Sulsel, Transparancy International Indonesia, perbankan, dan perhotelan.

General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi Suroso Isnandar mengatakan, cadangan daya di Sulbagsel mencapai 450 Megawatt (MW) serta potensi daya bagi calon pelanggan di Sulawesi Tenggara atau Sultra diprediksi sebesar 4.500 MW.

Baca: PLN Beri Bantuan Pipanisasi, Warga Desa Rappolemba Gowa Tersuplai Air Bersih

Baca: Resmikan Layanan Platinum Tegangan Rendah, PLN Jamin Pegadaian Palopo Tak Padam

Baca: VIDEO: Tim Pegasus Polres Jeneponto Tangkap Terduga Pencuri Kabel Milik PLN

"Kami memerlukan dukungan dan kerja sama yang baik dengan instansi terkait, agar kebutuhan listrik masyarakat dapat terlayani," ujar Suroso dalam siaran persnya, Rabu (26/6/2019).

"PLN hadir di setiap lini dengan harapan 24 jam listrik dapat menyala dengan baik, dan kami berpegang dalam prinsip integritas dengan stakeholder, sehingga masyarakat dapat melihat dengan detail apa yang kami lakukan," kata Suroso menambahkan.

Sosialisasi mengenai fraud turut dihadirkan Transparency International Indonesia (TII), Hani Ylianto.

Dalam penyampaiannya, TII mengharapkan, agar PLN menjadi BUMN strategis yang dimiliki oleh Indonesia.

PLN harus dijaga oleh segenap masyarakat supaya dapat tetap mengendalikan sektor kelistrikan di Indonesia.

"Karena tugas PLN sangatlah besar dan untuk kepentingan orang banyak, maka para stakeholder dihimbau untuk turut serta mendukung PLN dalam menegakkan aturan, fokus pada proses bisnis kelistrikan, serta tidak mudah tergoda untuk melakukan tindakan korupsi," jelas Hani.

Disisipkan LiQuiD

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved