Penyuluh Pertanian di Luwu Utara Dituntut Terus Berinovasi

Penyuluh pertanian sebagai agen perubahan dan motivator bagi petani diharapkan mampu membangun sinergi dengan semua pihak

Penyuluh Pertanian di Luwu Utara Dituntut Terus Berinovasi
Humas Pemkab Luwu Utara
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Luwu Utara, Alauddin Sukri (depan) ketika membawakan materi program peningkatan kapasitas tenaga penyuluh pertanian pada kegiatan Pelatihan Budidaya Pola Green House di Kantor BPP Mappedeceng, Rabu (26/6/2019). 

TRIBUNLUTRA.COM, MAPPEDECENG - Penyuluh pertanian sebagai agen perubahan dan motivator bagi petani diharapkan mampu membangun sinergi dengan semua pihak terkait yang ada di kecamatan.

Hal tersebut dalam rangka upaya transfer ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Luwu Utara, Alauddin Sukri ketika membawakan materi pada program peningkatan kapasitas tenaga penyuluh pertanian pada kegiatan Pelatihan Budidaya Pola Green House di Kantor BPP Kecamatan Mappedeceng, Rabu (26/6/2019).

Baca: Golkar Paling Banyak Terima Dana Bantuan Partai Politik di Luwu Utara, Segini Jumlahnya

Baca: TRIBUNWIKI: Lolos DPRD, Berikut Profil Ketua AMPI Luwu Utara

Baca: Wow, KPU Luwu Utara Minta Rp 66 Miliar untuk Biaya Pilkada 2020

Alauddin berharap penyuluh pertanian di Luwu Utara dapat melakukan inovasi serta membangun kelembagaan yang kuat di tingkat petani.

"Saya harap inovasi di bidang pertanian itu muncul dari penyuluh dan melakukan pendampingan secara mandiri terhadap keluarga miskin yang ada di wilayah binaan masing-masing," kata Alauddin.

BPP sebagai pusat data dan informasi pertanian di tingkat kecamatan sedapat mungkin dijadikan sebagai pusat pendidikan, pelatihan dan pengembangan kemitraan pertanian di kecamatan.

Itu dengan mengacu pada UU Nomor 19 Tahun 2013 serta Permentan Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian.

Terkait pelatihan budidaya pola green house, mantan Kepala BPBD Luwu Utara menyebutkan bahwa salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan produksi tanaman hortikultura.

"Terutama tanaman semusim sebagai wahana penyediaan bibit tanaman," terang Alauddin.

Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow IG resmi Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

B

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved