Penyelidikan Kasus APBD Sulbar Kembali Dibuka: ACC Sulawesi: Kejati Jangan Tertutup

ACC Sulawesi memberi apresiasi kepada Kejati Sulselbar kembali membuka penyelidikan baru kasus dugaan korupsi dana APBD Sulbar

Penyelidikan Kasus APBD Sulbar Kembali Dibuka: ACC Sulawesi: Kejati Jangan Tertutup
TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Kantor Kejati Sulselbar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Lembaga Anti Corruption Commitee (ACC) Sulawesi memberi apresiasi kepada Kejati Sulselbar kembali membuka penyelidikan baru kasus dugaan korupsi dana APBD Sulbar senilai Rp 360 miliar tahun anggaran 2016.

"Kami memberi apresiasi kepada kejati yang kembali mengusut kasus dana aspirasi sebagai peringatan keras bagi anggota dewan yang baru terpilih untuk tidak korup dan amanah," kata Direktur ACC Sulawesi Abd Mutalib, Rabu (26/06/2019).

Hanya saja penggiat anti korupsi meminta Kejaksaan tidak terkesan menutupi penyelidikan kasus tersebut.

Baca: Aktivis ACC Sulawesi Launching Catatan Korupsi Tahun 2018

Baca: Penyelidikan Kasus APBD Sulbar Kembali Dibuka? Ini Penjelasan Kejati Sulselbar

Baca: Fraksi PDIP Nilai Banyak Kejanggalan Dalam APBD Sulbar 2019

Beberapa hari terakhir penyidik Kejaksaan dikabarkan telah memeriksa secara marathon sejumlah anggota DPRD Sulbar yang diduga ada kaitannya dengan kasus itu.

"Kejati jangan tertutup dengan kasus dana APBD Sulbar tersebut. Biarkan publik mengetahui perkembangannya agar kejati juga bekerja profesional kare a diawasi publik,"ujar Talib.

Menurutnya, kasus dana aspirasi tersebut tahun lalu nyata nyata disalahgunakan. Jika masih dengan modus yang sama dan pelaku yangjabatannya sama (legislator),maka ini bukti mental legislator di Sulbar sangat memprihatinkan.

Publik kata Talib menunggu tindakan hukum dari kejati atas sikap profesionalisme menuntaskan kasus ini dan membawa ke pengadilan.

Siapapun yang terlibat dan pengadilan sepatutnya menghukum seberat beratnya karena kejadian yang sama terjadi tahun lalu.

"Masyarkat akan terus mengawasi proses hukum kasus ini dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai koridor hukum," tegasnya.

Sekedar diketahui kasus dana APBD Sulbar sebelumnya menetapkan 4 unsur pimpinan DPRD Sulbar.

Namun dalam proses persidangan, keempat wakil rakyat divonis bebas karena dinyatakan tidak terbukti bersalah oleh hakim Pengadilan Negeri Mamuju hingga tingkat kasasi. (*)

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow IG resmi Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

B

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved