Dirlantas Polda Sulsel Bidik Kendaraan 'Mati' STNK, Ini Sanksinya

Menurutnya, pembayaran pajak kendaraan yang dibuktikan melalui Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) adalah bukti bahwa

saldy/tribun-timur.com
Kasi STNK Direktorat Lalulintas Polda Sulsel, AKP Aryo 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Kasi STNK Direktorat Lalulintas Polda Sulsel, AKP Aryo, menegaskan tak ada ampun bagi pengendara yang mengoperasikan kendaraan yang belum bayar pajak kendaraan.

Menurutnya, pembayaran pajak kendaraan yang dibuktikan melalui Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) adalah bukti bahwa kendaraan bermotor telah diregistrasi, hal itu diatur dalam Pasal 65 ayat [2] UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

STNK ini berlaku selama 5 (lima) tahun dan setiap tahunnya harus dilakukan pengesahan. Menurut Aryo, ketika masa berlaku STNK habis dan tidak diperpanjang, inilah yang kemudian sering disebut sebagai STNK mati.

"Bagaimana jika STNK mati, ya kita (polisi) tindak, gak ada alasan untuk tidak menindaknya tentu disesuaikan dengan pelanggaran yang dilakukan pengendara," ujar Aryo, Rabu (26/6/2019).

Bahkan, kata Aryo, kendaraan yang mati STNK selama dua tahun dapat dilakukan penghapusan dari daftar registrasi dan identifikasi kendaraan sebagaimana diatur dalam Pasal 74 ayat [3] UU LLAJ.

"Kendaraan bermotor yang sudah tidak teregistrasi, maka kendaraan bermotor itu tidak dapat dioperasikan di jalan," kata Aryo sembari sebut bahwa inilah yang menjadi dasar seorang pemilik kendaraan bermotor yang STNK-nya mati dapat ditilang.

Aryo menambahkan, di Makassar saat ini pihaknya sedang melakukan pendalaman terkait dengan kendaraan yang statusnya sudah dua tahun tidak bayar pajak kendaraan.

Jebolan Akademi Kepolisian ini menyebutkan, identifikasi kendaraan yang mati STNK juga dipantau melalui alat rekam CCTV yang tersebar di seluruh sudut kota di Makassar.

"Makassar jadi perhatian kita, karena diindikasi banyak kendaraan yang masih dalam tunggakan pajak kendaraan," kata Aryo.

Raup Rp 60 Juta

Ditempat terpisah, Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Makassar II, bekerjasama Polrestabes Makassar menyelenggarakan operasi patuh pajak di Jl Hertasning, Rappocini, Kota Makassar, Rabu (26/6/2019) siang.

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved