22 Makasiswa Unhas KKN Tematik ENJ di Pulau Sembilan Sinjai

Pelepasan diikuti oleh 22 orang mahasiswa Unhas dari berbagai fakultas dan empat orang dosen pendamping.

22 Makasiswa Unhas KKN Tematik ENJ di Pulau Sembilan Sinjai
Humas KKN Unhas
Universitas Hasanuddin melepas peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) di Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai, Selasa (25/6/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Hasanuddin melepas peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) di Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Selasa (25/6/2019).

Pelepasan diikuti oleh 22 orang mahasiswa Unhas dari berbagai fakultas dan empat orang dosen pendamping.

Kuli Bangunan China Ngaku Pria Kaya Raya Demi Nikahi Gadis Indonesia, Paksa Hubungan Intim saat Haid

Live Streaming RCTI PSM vs Becamex, Pemuda Majene Ini Prediksi PSM Menang Telak

Hal mendasar yang menjadi tujuan kegiatan ini untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia, serta memajukan kesejahteraan pulau-pulau 3T (terdepan, terluar, terpencil) dari berbagai aspek kehidupan.

"Untuk mewujudkan hal tersebut kami mencangkan lima divisi di antaranya ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan untuk menyiasati masalah yang ditemukan di lapangan nantinya," Ungkap Koordinator Cabang, Suhandi, Rabu (26/6/2019).

Kegiatan yang dinaungi oleh Kementerian Koordinator Maritim diharapkan mampu memberikan pembaruan terhadap masyarakat dari berbagai bidang.

Universitas Hasanuddin melepas peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) di Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai, Selasa (25/6/2019).
Universitas Hasanuddin melepas peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) di Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai, Selasa (25/6/2019). (Humas KKN Unhas)

"Harapan saya semoga pelaksanaan kegiatan ini mendapatkan dukungan terbaik dari berbagai pihak demi suksesnya kegiatan kami," terang Dzikri, salah seorang peserta KKN Tematik ENJ Unhas.

Kegiatan yang berpusat di Pulau Kanalo II ditargetkan selama 21 hari pelakasanaan program kerja kegiatan.

"Waktu yang singkat tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi seorang relawan yang mengabdi di pulau yang aksebilitas pemerintah yang sangat terbatas," katanya. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow IG resmi Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved