Lewat Pejuang 'Hamas', Adik Bupati Bulukumba Beri Sinyal Maju Pilkada 2020

Andi Ungko juga menjawab dengan lugas, saat ditanya mengenai kesiapannya untuk maju pada Pilkada Bulukumba mendatang.

Lewat Pejuang 'Hamas', Adik Bupati Bulukumba Beri Sinyal Maju Pilkada 2020
firki/tribunbulukumba.com
Sekretaris Dinas Pariwisata Bulukumba Andi Mattampawali (kiri), dengan Wabup Bulukumba Tomy Satria Yulianto. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Bulukumba, Andi Mattampawali, mulai memberikan sinyal untuk maju pada kontestasi Pilkada Bulukumba 2020.

Jargon 'Pejuang Hamas' yang disebut merupakan milik adik bungsu Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali itu, kini mulai menghiasi dinding-dinding media sosial (Medsos) warga Bulukumba.

Saat dikonfirmasi, Selasa (25/6/2019), Andi Mattampawali, menjelaskan, bahwa 'Hamas' merupakan singkatan dari namanya, yakni H Andi Mattampawali Andi Sappewali.

"Itu kreasinya sahabat-sahabat. Jadi, 'Hamas' itu adalah singkatan dari nama saya," jelas Andi Ungko, sapaannya.

Andi Ungko juga menjawab dengan lugas, saat ditanya mengenai kesiapannya untuk maju pada Pilkada Bulukumba mendatang.

Baginya, tuhan telah menentukan takdir seseorang, dan Andi Ungko juga mengaku telah memiliki konsep untuk Bulukumba kedepan.

"Pandangan hidup saya begini, semua orang itu punya takdir, saya juga punya takdir. Tapi takdir kalau tidak diupayakan tidak akan ketemu. Jika Allah menginginkan, semua akan terwujud, itu saja," jelas Andi Ungko.

Andi Ungko juga mulai membeberkan beberapa konsepnya, seperti meningkatkan kesejahteraan batiniah masyarakat.

Agama, kata Andi Ungko, adalah pondasi sementara salat adalah tiangnya.

"Kesejahteraan itu bukan hanya dari lahiriah, juga batiniah. Karena kami tidak pernah melihat kesejahteraan itu dari lahiriah saja," tambahnya.

Andi Ungko memiliki pandangan, jika pemimpin mampu memakmurkan masjid, maka Allah juga memakmurkan rakyatnya.

Saat dimintai ketegasannya untuk memilih posisi kosong satu (bupati) ataupun kosong dua (wabup), Andi Ungko mengaku tak mempermasalahkannya.

"Kami tidak peduli posisi mana. Tuhan sudah mengatur semuanya. Baik kosong satu atau kosong dua, yang jelas kami ingin menjadi bahagian dari semua ini, karena kami memiliki konsep," pungkasnya. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi, IG: @arisandifirki

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved