Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kecamatan Somba Opu Bakal Miliki 50 Bank Sampah Percontohan

Bank sampah tersebut diharapkan mampu menyasar seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Gowa dalam dua tahun pengembangannya ke depan.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Syamsul Bahri
Humas Pemkab gowa
Sekretariskomitmen pengelolaan sampah bersama Yayasan Pusat Transformasi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Pusat Transformasi Kebijakan Publik (Transformasi) akan membangun 50 bank sampah khusus di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa.

Direktur Eksekutif Transformasi Nazla Mariza mengatakan, ke-50 bank sampah ini akan menjadi pilot project.

TRIBUNWIKI: Andi Nurhidayati, Alumni SMA 2 Makassar Jadi Legislator Soppeng-Wajo

PPDB Online SMKN 1 Palopo Terkendala Jaringan

Bank sampah tersebut diharapkan mampu menyasar seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Gowa dalam dua tahun pengembangannya ke depan.

"Kita harapkan dengan langkah ini terjadi pengurangan sampah utamanya sampah yang tidak dapat didaur secara signifikan," kata Nazla Mariza, Selasa (25/6/2019).

Tranaformasi sendiri menerima hibah dari Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) sebesar US$220.481 atau sekitar Rp3,1 miliar untuk memberantas sampah plastik dalam masa dua tahun.

Nazla menuturkan, program ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan koordinasi Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam rangka mendorong pengelolaan UPTD bank sampah tingkat kabupaten dan bank sampah tingkat komunitas.

Apalagi salah satu syarat untuk meraih Adipura yaitu pengelolaan limbah sampah itu sudah dilakukan oleh UPTD yang sesuai dengan aturan Kementerian Lingkungan Hidup. 

Sekretariskomitmen pengelolaan sampah bersama Yayasan Pusat Transformasi.
Sekretariskomitmen pengelolaan sampah bersama Yayasan Pusat Transformasi. (Humas Pemkab gowa)

Sementara Direktur Eksekutif Yayasan Peduli Negeri (YPN) Saharuddin Ridwan mengungkapkan, YPN sebagai mitra lokal Transformasi sekaligus penanggung jawab program tersebut siap mengawal bersama pemerintah daerah selama dua tahun kedepan. 

Apalagi Pemkab Gowa sendiri telah melounching Municipal Waste Recycling Prpject (MWRP).

Dimana sasaran program MWRP ini merubah mindset dari masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan mengolah sampah dengan baik. 

Sebagai langkah awal pihaknya telah membentuk motivator lingkungan yang nantinya akan bergerak membantu masyarakat. 

Para motivator ini pula akan turun langsung ke masyarakat untuk menciptakan fasilitator-fasilitator  lingkungan di setiap lingkungan hingga kader lingkungan untuk membantu pengelolaan limbah sampah ke hilir. 

"Selain masyarakat kita juga butuh dukungan penuh dari berbagai pihak mulai dari NGO, LSM dan lainnya sehingga perjalanan program ini dapat berkelanjutan," terangnya.

Di tempat terpisah pantauan Tribun Timur.Com, di Jl Tanggul Tanjung Bunga, Kecamatan Bontoala, warga hambur sampahnya di atas badan jalan. Akibatnya pengendara maupun warga sekitar terganggu dengan bau membusuk. (*) 

Laporan Wartawan Tribun Gowa @bungari95

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.com di Whatsapp 

Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved