Lima Fakta Persetujuan Hak Angket DPRD Sulsel

Sehingga, anggota DPRD Sulsel punya waktu kerja 60 hari untuk menyelesaikan hak angket.

Lima Fakta Persetujuan Hak Angket DPRD Sulsel
TRIBUN TIMUR/AMIRUDDIN
Andi Muhammad Irfan AB 
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-  Sebanyak 60 dari 64 legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan menyetujui hak angket dalam rapat paripurna internal di Sekretariat DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar,  Senin (24/6/2019). 

Sehingga, anggota DPRD Sulsel punya waktu kerja 60 hari untuk menyelesaikan hak angket. 

Berikut fakta-fakta hak angket! 

1. Tim Pengusul Hak Angket DPRD Sulsel 2019 melalui dokumen pengajuan hak angket dengan judul "Dualisme Kepemimpinan Pemerintah Sulsel." 

Awal hak angket berdasarkan, menyusul surat nomor: 01/IST/V/2019 tertanggal 8 Mei 2019 perihal pengajuan hak angket dan memperhatikan hasil inisiator hak angket tertanggal, 10 Juni 2019. 

Indonesia Raih Penghargaan PBB Bidang Penanggulangan Bencana di Azerbaijan

 Asesor Jurnal Kemenristek Dikti Minta Jurnal Ilmiah Harus Terapkan OJS


Salah satu kesimpulan adalah melengkapi pengajuan hak angket untuk melakukan penyelidikan terhadap kebijakan pemerintah provinsi yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan masyarakat, daerah dan bernegara yang diduga bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Tema dualisme kepemimpinan setelah legislator menemuka fakta-fakta saat penentuan pejabat dan mutasi jabatan. 

2. 49 Legislator Pengusul 

Sebanyak 49 legislator mengajukan hak angket ke pimpinan DPRD Sulsel.

Pengusul ini yakni  17 orang dari Fraksi Partai Golkar minus Ketua DPRD Sulsel, M Roem. Sehingga, semua anggota fraksi Golkar menjadi pengusul. 

Sebanyak 5 orang dari Fraksi Gerindra yakni Rusdin Tabi, Anas Hasan, Firmina Tallulembang, Marjono, dan Edward Horas. 

Enam orang dari Fraksi Demokrat yakni Selle KS Dalle, Nupri Basri, Ina Nur Syamsina, Fadriaty AS, Andi Januar Jaury Dharwis, dan Syahrir. 

Tiga orang dari Fraksi Nasdem yakni Muslim Salam, Syahar Alrif, dan M Rajab. 

Lima orang dari Fraksi PPP yakni Asrul Makkaraus, Amran Aminullah, Syahrir Langko, Abdul Wahid Ismail, dan Andi Nurhidayati. 

Tiga orang dari Fraksi Umat Bersatu yakni Irwan Hamid, Wahyuddin, dan Suzanna Kaharuddin. 

Empat orang dari Fraksi Hanura yakni Alex Palinggi, Faradillah Abdal, Wawan Mattaliu, dan Imbar Ismail. 

Sementara itu, Jafar Sodding menjadi satu-satunya anggota Fraksi PKS ikut mengusulkan. 

Pada rapat paripurna, Jafar bergabung ke kursi Fraksi Gerindra. Ia bersampingan duduk dengan Andi Mangunsidi Massarampi, legislator Gerindra Sulsel. 

 VIDEO: Penjelasan Harold Donnel Soal Test Drive Suzuki New Carry Pick Up di Makassar

Tips Mudah Menyimpan WhatsApp Story Teman dengan Kualitas Tinggi, Ikuti 7 Langkahnya


3. Tiga Fraksi PAN Hadir

Tiga anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ikut hadir dalam rapat paripurna pengusulan hak angket. 

Mereka yakni Irfan AB, Usman Lonta dan Muchtar Badawing. 

Tapi, dalam rapat paripurna, mereka bertiga tak sepakat dengan hak angket. 

Melalui juru bicara fraksi PAN, Irfan AB meminta tak ada hak angket. 

"Kami meminta didahulukan dengan hak interpelasi untuk mendalami fakta-fakta lebih dulu," katanya.

4. Tiga Pimpinan Pimpin Paripurna 
Sebanyak tiga pimpinan memimpin rapat paripurna pengusulan hak angket. 

Mereka yakni M Roem, Ni'matullah Erbe dan Syaharuddin Alrif. 

Sementara itu, dua pimpinan tak hadir yakni Ashabul Kahfi dan Yusran Sofyan. 

5. Dasar Hukum Penggunaan Hak Angket 

Pengusul Hak angket menggunakan empat undang-undang sebagai dasar hukum penggunaan hak angket. 

Keempat dasar hukum itu yakni a)Undang-undang Dasar NRI Tahun 1945, b) undang-undang no 23 tentang pemerintahan daerah, c)peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tata tertib DPRD provinsi dan kabupaten/kota, khususnya dalam ketentuan yang mengatur hak angket dalam pasal 69, 73, 74, 75, 76 dan 77, d) peraturan DPRD Sulsel nomor 1 tahun 2018 tentang tatib DPRD Sulsel tentang hak angket pasal 64, 65, 66, 67 dan 68. (*)
 

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Subscribe YouTube Tribun Timur

Juga Follow IG resmi Tribun Timur

 

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved