Dinkes Takalar Buka Advokasi Percepatan Bebas Karies Anak Sekolah

Hasil penjaringan siswa SD atau setingkat (Madrasah Ibtidaiyah) tahun 2018, terdapat 5.570 anak yang dijaring, dan yang perlu mendapatkan perawatan

Dinkes Takalar Buka Advokasi Percepatan Bebas Karies Anak Sekolah
Humas Dinas Kesehatan Takalar
Pelaksanaan kegiatan Advokasi Percepatan Bebas Karies Anak Sekolah Tingkat Kabupaten Takalar, Senin (24/6/2019). 

TRIBUNTAKALAR.COM, TAKALAR - Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar menyelenggarakan Advokasi Percepatan Bebas Karies Anak Sekolah.

Acara ini dibuka langsung Kadis Kesehatan Kabupaten Takalar Fauziah di Gedung PKK Kabupaten Takalar, Senin (24/6/2019).

TRIBUN WIKI:Pengusaha Salon Terpilih Jadi Anggota DPRD Tana Toraja, Ini Profil Bertha Pidun

10 Negara ASEAN yang Pede Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034 Seperti Indonesia

Kadis Kesehatan Takalar Fauziah dalam membuka kegiatan tersebut mengatakan, bahwa advokasi ini merupakan salah satu program upaya pengembangan yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, terutama untuk anak-anak sekolah kita dalam program pembinaan Upaya Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS).

Hasil penjaringan siswa SD atau setingkat (Madrasah Ibtidaiyah) tahun 2018, terdapat 5.570 anak yang dijaring, dan yang perlu mendapatkan perawatan gigi sebesar 4.921, atau sekitar 88,35% anak ada kelainan atau masalah pada gigi dan mulut.

Hal ini menunjukkan bahwa masalah kesehatan gigi adalah masalah kesehatan yang seharusnya menjadi perhatian kita dan harus segera ditangani terutama pada anak-anak usia sekolah yang merupakan generasi penerus bangsa indonesia.

Pelaksanaan kegiatan Advokasi Percepatan Bebas Karies Anak Sekolah Tingkat Kabupaten Takalar, Senin (24/6/2019).
Pelaksanaan kegiatan Advokasi Percepatan Bebas Karies Anak Sekolah Tingkat Kabupaten Takalar, Senin (24/6/2019). (Humas Dinas Kesehatan Takalar)

Upaya yang dilakukan dalam mengurangi Karies gigi pada anak yaitu melakukan kampanye dengan melakukan sikat gigi massal disekolah dengan bimbingan guru dan menggunakan pasta gigi yang mengandung floride dan memberikan pengetahuan pada anak akan pentingnya merawat gigi dan mulut dan hidup sehat.

Ketua pelaksana Nirwana Nasrullah menyampaikan diantaranya tujuan pembangunan kesehatan adalah terciptanya masyarakat indonesia yang hidup dan berperilaku dalam lingkungan yang sehat dan mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu.

Kegiatan ini berlangsung sehari dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang, yang terdiri dari camat, Kepala sekolah, Kepala puskesmas dan Kepala desa.

Yang menjadi pemateri yaitu Kadis Kesehatan Kabupaten Takalar dr Hj Fauziah, Kepala bidang pelayanan Kesehatan Nur wahyuni, SKM dan Kepala Seksi Rujukan dan Tradisional Sabar B SKM, dengan materi masing-masing adalah Kebijakan usaha kesehatan gigi sekolah, upaya promotif dan Preventif, Kuratif dan Upaya Kesehatan Gigi Sekolah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala bidang pelayanan kesehatan, kepala seksi rujukan tradisional, dan para camat, kepala desa, dan kepala sekolah, kepala puskesmas se Kabupaten Takalar. (*)

Laporan wartawan TribunTakalar.com, Darullah, @uul_darullah.

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Subscribe YouTube Tribun Timur

Juga Follow IG resmi Tribun Timur

B

Penulis: Darullah
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved