Asesor Jurnal Kemenristek Dikti Minta Jurnal Ilmiah Harus Terapkan OJS

Assesor bersama tim jurnal dari Kemenristek Dikti saat ini tengah gencar berkunjung ke berbagai daerah. Tujuannya untuk memberikan pendampingan.

Asesor Jurnal Kemenristek Dikti Minta Jurnal Ilmiah Harus Terapkan OJS
Edyatmajawi/Tribun Timur
Workshop pendampingan dan percepatan akreditasi jurnal ilmiah elektronik di aula Hoyen Dafina Majene, (21-23/6/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Tim Assesor Jurnal, Kemenristek Dikti meminta pengelola jurnal ilmiah elektronik menerapkan Open Jurnal Sistem (OJS).

Assesor Jurnal Nasional Kemenristek Dikti, Arsyad mengatakan, selama ini sejumlah jurnal ilmiah masih menerapkan sistem setengah otomatis dan setengah manual. Bahkan ada juga yang menerapkan full manual.

LENGKAP Alur hingga Zonasi PPDB Online SMP SMA Jakarta 2019, Klik Link!

VIDEO: Penjelasan Harold Donnel Soal Test Drive Suzuki New Carry Pick Up di Makassar

"Ekspektasi kota kedepan, bahwa jurnal itu, mulai dari submit sampai publish itu semuanya sudah standar OJS, sesuai dengan akreditasi nasional," ujar Arsyad saat menghadiri workshop pendampingan dan percepatan akreditasi jurnal ilmiah elektronik di aula Hotel Dafina Majene, (21-23/6/2019).

Assesor bersama tim jurnal dari Kemenristek Dikti saat ini tengah gencar berkunjung ke berbagai daerah. Tujuannya untuk memberikan pendampingan terhadap jurnal ilmiah di Indonesia.

"Kami ingin memastikan bahwa sistem yang dipakain menggunakan OJS sistem atau sistem otomatis," jelas Arsyad.

Selain itu, pendampingan jurnal di berbagai daerah di Nusantara juga bertujuan membantu peningkatan kualitas jurnal. Termasuk kualitas paper yang dimuat di jurnal elektronik.

Workshop pendampingan dan percepatan akreditasi jurnal ilmiah elektronik di aula Hoyen Dafina Majene, (21-23/6/2019).
Workshop pendampingan dan percepatan akreditasi jurnal ilmiah elektronik di aula Hoyen Dafina Majene, (21-23/6/2019). (Edyatmajawi/Tribun Timur)

"Jadi kita memberikan pendampingan peningkatan kualitas substansi," katanya.

Ia berharap, mutu substansi maupun manajemen jurnal di Indonesia berjalan sesuai proses standar. Sehingga terjadi peningkatan kualitas dari waktu ke waktu.

"Sehingga harapan terakhir kita bahwa pengelolaan jurnal itu makin lama makin baik," ujarnya. (Tribun Majene.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Subscribe YouTube Tribun Timur

Juga Follow IG resmi Tribun Timur

B

Penulis: edyatma jawi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved