351 Mahasiswa Baru Bersaing di Profesi Apoteker Unhas

Fakultas Farmasi Unhas mengadakan seleksi ujian tes tulis penerimaan calon mahasiswa baru profesi Apoteker.

351 Mahasiswa Baru Bersaing di Profesi Apoteker Unhas
Citizen Reporter
351 Mahasiswa Baru Bersaing di Profesi Apoteker Unhas 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR  - Fakultas Farmasi Unhas mengadakan seleksi ujian tes tulis penerimaan calon mahasiswa baru profesi Apoteker. 

Sebanyak 351 kandidat bersaing ketat untuk penerimaan semester awal tahun akademik 2019/2020.

Pelaksanaan tes diadakan di ruang kuliah Fakultas Farmasi Unhas (24/6).

Setiap tahun, Penerimaan Mahasiswa Baru Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Unhas selalu diikuti banyak pendaftar, baik dari alumni Farmasi di Sulsel maupun dari luar Sulsel.

TRIBUNWIKI: Terpilih Kembali, Sudirman Meru Siap Jadi Ketua DPRD Wajo Priode 2019-2024

Balon Bupati Bulukumba Bertemu Mantan Bupati di Makassar

Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Unhas merupakan profesi terbaik di Indonesia Timur, terakreditasi A. 

Sebelumnya, semua kandidat mengikuti seleksi berkas. Pada seleksi tahap kedua ini, para kandidat mengikuti ujian tes tulis yang terbagi atas 2 sesi.

Pada sesi pertama, para kandidat menjawab soal Tes Kemampuan Potensi Akademik (TKPA) selama 90 menit dan pada sesi kedua, Tes Kemampuan Farmasi Dasar (TKFD) selama 120 menit.

Jumlah ruangan yang digunakan untuk memfasilitasi ujian tulis ini sebanyak 13 ruangan.

Setiap ruangan berisi sekitar 30 kandidat dengan 2-3 pengawas ruangan.

Ahli Gizi Bantah Pernyataan Krisdayanti yang Ungkap Rahasia Awet Mudanya dengan Suntik DNA Salmon

 Unhas Lepas 3.916 Peserta KKN, 122 Mahasiswa di Malaysia dan Jepang

Selanjutnya, para kandidat akab mengikuti seleksi wawancara dan TOEFL.

Rencananya seleksi wawancara dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2019 dan seleksi TOEFL akan dilangsungkan pada 2–3 Juli 2019.

Berdasarkan data kandidat, seluruh kandidat berasal dari 18 perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Tercatat, sebanyak 109 kandidat dari alumni Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar, dan 80 kandidat berasal dari Universitas Hasanuddin.

Beberapa perguruan tinggi lain di Makassar memiliki alumni yang juga ikut dalam seleksi ini diantaranya 28 kandidat dari Universitas Muslim Indonesia.

28 kandidat dari Universitas Islam Negeri Alauddin,  30 kandidat dari Universitas Indonesia Timur dan 6 kandidat dari Universitas Islam Makassar.

Beberapa kandidat juga berasal dari alumni kampus di luar Sulawesi Selatan di antaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Haluoleo, Universitas Tadulako,

Juga Universitas Cenderawasih, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Mataram, Universitas Sam Ratulangi, dan Universitas Tanjungpura.

Ketua Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Unhas, Dra Ermina Pakki MSi Apt berharap para kandidat bersaing secara sehat pada penerimaan ini dan mahasiswa yang lulus nantinya mempersiapkan diri lebih baik dalam mengikuti kegiatan akademik. 

"Ke depan, persaingan mahasiswa profesi Apoteker semakin berat. Mahasiswa perlu mempersiapkan diri lebih baik, belajar keras karena masih akan menghadapi ujian kompetensi sebagai salah satu syarat untuk berpraktik." ujarnya. (*)

 
Ditulis: Citizen reporter, Aminullah Dosen Fakultas Farmasi Unhas

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Subscribe YouTube Tribun Timur

Juga Follow IG resmi Tribun Timur

 
Penulis: CitizenReporter
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved