Usai Insiden Pipis Mendadak, Kacamata Hitam Saksi 02 Bikin Hakim Murka, Siapa Rahmadsyah?

Masih seputar sengketa Pilpres 2019. Suasana semakin panas saat digelarnya sidang kedua pada Kamis (20/9/2019).

Usai Insiden Pipis Mendadak, Kacamata Hitam Saksi 02 Bikin Hakim Murka, Siapa Rahmadsyah?
Tribunnews
Ketua Tim Hukum Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN), Bambang Widjojanto (kanan) menghadiri sidang sengketa hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019). Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum atau Sengketa Pilpres 2019 mengagendakan pembacaan tanggapan pihak termohon dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pihak terkait dalam hal ini Tim Kampanye Nasional (TKN) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Masih seputar sengketa Pilpres 2019.

Suasana semakin panas saat digelarnya sidang kedua pada Kamis (20/9/2019).

Pihak penggugat kini membawa sejumlah saksi untuk memberatkan tim lawan.

Namun ada insiden tak biasa terjadi selama sidang, insiden kacamata hitam.

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Saldi Isra mengkritik kacamata hitam yang dikenakan saksi Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Kabupaten Batubara, Rahmadsyah, di ruang sidang pada Rabu (19/6/2019) malam.

Awalnya Saldi menanyakan kepada Rahmadsyah yang mengaku memiliki video tentang oknum anggota polisi yang mengarahkan masyarakat untuk memilih paslon 01 pada Pilpres 2019.

"Anda menyebut tadi punya rekaman ya?" tanya Saldi.

Rahmadsyah pun membenarkan.

Saldi kemudian bertanya lagi.

"Itu diserahkan ke kuasa hukum tidak untuk dijadikan alat bukti?" tanya Saldi.

Halaman
1234
Editor: Rasni
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved