Sudah Tiga Hari Kapal Perintis KM Citra Baru Beroperasi, Gantikan Perintis Papua II

Sudah tiga hari kapal Perintis KM Citra Baru beroperasi melayani masyarakat kecamatan Liukang Tangayya, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Sudah Tiga Hari Kapal Perintis KM Citra Baru Beroperasi, Gantikan Perintis Papua II
munjiyah/tribunpangkep.com
Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Pangkep, Faisal Yusuf. 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Sudah tiga hari kapal Perintis KM Citra Baru beroperasi melayani masyarakat kecamatan Liukang Tangayya, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

KM Citra Baru adalah pengganti kapal perintis KM Papua II dan resmi beroperasi Rabu 19 Juni 2019.

KM Citra Baru juga pengganti dari usulan kapal sebelumnya yakni KM Adi Nusantara.

KM Citra Baru mulai star di Provinsi Nusa Tenggara Barat tepatnya di Pelabuhan Lombok.

BPKP Audit Kerugian Negara Dalam Kasus Raibnya Dana Dinkes Parepare

 Buron Sejak 2014, Sopir Nyambi Pencuri Sapi di Bone Akhirnya Ditangkap

Kemudian dari pelabuhan Lombok menuju pulau Sailus, lalu kapal perintis menuju pulau Sapuka melewati pulau Balo-baloang hingga berlabuh ke pelabuhan Paotere, Makassar.

"Alhamdulillah sudah beroperasi dan tentu ini membantu masyarakat Tangayya," ujar Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Pangkep, Faisal Yusuf.

Salah seorang Mahasiswa asal Unismuh, Irfan mengaku lega karena sudah ada kapal pengganti.

"Beberapa mahasiswa sudah ada di Makassar, sebagian ikut di kapal perahu nelayan," katanya, Jumat (21/6/2019).

Bambang Widjojanto Uji Saksi Ahli Jokowi-Maruf Amin dengan Pertanyaan Ini? Tak Bisa Berkata-kata

230 Warga Sudah Terdaftar pada Kegiatan Makassar Hapus Tatto

Beroperasinya kembali kapal perintis, sangat memudahkan aktivitas masyarakat Sapuka, khususnya para mahasiswa asal pulau.

Sebelumnya diberitakan, ratusan mahasiswa dan mahasiswi asal Kecamatan Liukang Tangayya, Kabupaten Pangkep, Sulsel tertahan di pulaunya.

Ratusan mahasiswa yang tertahan berasal dari kampus Politani Pangkep, UNM, Unismuh dan Universitas Swasta di Makassar.

Penyebab mereka tertahan karena tidak beroperasinya, kapal Perintis yang biasanya mengangkut dari pelabuhan Maccini Baji menuju Liukang Tangayya atau dari pelabuhan Paotere Makassar menuju Liukang Tangayya.

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali.

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Subscribe YouTube Tribun Timur

Juga Follow IG resmi Tribun Timur

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved