RSUD Andi Makassau Tak Capai Target 2018, Ini Alasannya
Pada 2018, target PAD RSUD Andi Makkasau Rp 90.129.000.000. Namun hingga Desember, hanya terealisasi Rp 76.400.000.000, atau 88 persen.
Penulis: Mulyadi | Editor: Sudirman
TRIBUNPAREPARE.COM, BACUKIKI BARAT- Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Andi Makkasau, tak mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2018.
Pada 2018, target PAD RSUD Andi Makkasau Rp 90.129.000.000. Namun hingga Desember, hanya terealisasi Rp 76.400.000.000, atau 88 persen.
Baca: Sisi Menarik Koleksi Uniqlo x BT21 yang Diserbu Muda-Mudi Hari Ini
Baca: Lima Film yang Tayang di XXI Nipah Mal, Yuk Cek Jadwal dan Sinopsisnya
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, salah satu penyebab PAD RSUD A Makkasau tak capai target dikarenakan, pembayaran klaim dari pihak ketiga, dalam hal ini BPJS Kesehatan.
“Penerimaan RSUD Andi Makkasau yang tidak capai target sampai akhir tahun, disebabkan pembayaran klaim dari pihak ketiga,"ujar Taufan, Jumat (21/6/2019).
Bahkan BPJS Kesehatan, baru membayar pada tahun anggaran berikutnya, dan diakui sebagai piutang.
Sementara itu, Direktur RSUD Andi Makkasau , dr Renny Angraeny Sari menjelaskan, hingga saat ini piutang RS atas BPJS Kesehatan telah mencapai Rp 23 miliar.
“ Klaim fending tahun 2017 dan 2018 sekitar Rp 12 Miliar. Sementara untuk Februari, Maret, April 2019, masih ada sekitar Rp 10 Miliar , yang belum terbayarkan sehingga kita punya Cashflow diatas Rp 23 miliar,”jelasnya.
Renny menjabarkan, setiap bulan Klaim RS dari BPJS kesehatan Rp 5 Miliar hingga Rp 6 Miliar.
"Tapi sebenarnya, ini bukan kesalahan BPJS Kesehatan Parepare, tetapi faktor kebijakan pusat,"ungkapnya.
Sehingga, kata Reny, seandainya klaim dibayarkan tepat waktu, maka PAD RSUD Andi Makkasau bahkan bisa melampaui target.
Laporan Wartawan Tribun Timur,@adibrencheck
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Subscribe YouTube Tribun Timur
Juga Follow IG resmi Tribun Timur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/foto-direktur-rsud-andi-makkasau-dr-reny-anggraeny-sari.jpg)