Lagi RSUD Lanto Dg Pasewang Kekurangan Obat, Begini Reaksi Plt Kadis Kesehatan Jeneponto

Ia mengaku empat hari ibunya dirawat di RSUD Lanto Dg Pasewang Ia masih harus membeli obat di apotik luar rumah sakit.

Lagi RSUD Lanto Dg Pasewang Kekurangan Obat, Begini Reaksi Plt Kadis Kesehatan Jeneponto
Ikbal/Tribun Jeneponto
Plt Kadis Kesehatan Jeneponto Syafruddin Nurdin. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Pihak keluarga pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Dg Pasewang kembali mengeluhkan pelayanan medis. 

Keluarga pasien tersebut mengaku empat hari ibunya dirawat di RSUD Lanto Dg Pasewang namun masih harus membeli obat di apotik luar rumah sakit.

Juga harus mengambil darah di rumah sakit tetangga di Kabupaten Bantaeng.

Cegah Gizi Buruk pada Balita, Mahasiswa Unibos Produksi Mie Daun Kelor

Hanya 3 Hari, Ini Promo Menarik dari Indomaret, Alfamidi, Alfamart, Minyak Goreng Hanya Rp 18.900

"Selama ibu saya dirawat saya harus ke luar membeli beberapa jenis obat," kata salah seorang keluarga pasien Salma kepada TribunJeneponto.com, Jumat (21/6/2019) siang.

Menanggapi keluhan itu, Plt Kadis Kesehatan Jeneponto Syafruddin Nurdin mengatakan persolan obat semua dalam proses.

"Semua dalam proses, saya sudah tanya manejemen rumah sakit jika ia sudah mengklik obat di katalok," kata Syafruddin.

"Terkait membeli beberapa item obat diluar itu hampir semua rumah sakit yang ada di Sulawesi Selatan melakukan itu. Buat masyarakat yang membeli obat pakai dana pribadi dan dan memilik kartu JKN agar kuitansi obat diperlihatkan ke manejemen untuk digantikan uangnya," jelasnya.

Plt Kadis Kesehatan Jeneponto Syafruddin Nurdin.
Plt Kadis Kesehatan Jeneponto Syafruddin Nurdin. (Ikbal/Tribun Jeneponto)

Terkait ketersediaan darah, Syafruddin menjelaskan rumah sakit tetap punya stok darah cuma terbatas.

"Untuk sementara kebutuhan darah ini sebetulnya ada stok di rumah sakit cuma stok ini terbatas tidak mungkin di rumah sakit tidak ada stok," tuturnya.

"Terkadang ada kebutuhan orang dengan golongan darah yang berbeda tiba-tiba tidak ada di rumah sakit, itu yang biasa kita minta ke rumah sakit tetangga termasuk Bantaeng," tutupnya.

Ia juga berharap kepada masyarakat yang membeli obat diluar dan memiliki kartu JKN untuk menyimpan kwitansinya dan melapor ke pihak manejemen agar digantikan uangnya, jelasnya (TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Subscribe YouTube Tribun Timur

Juga Follow IG resmi Tribun Timur

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved