Kampung Boddong, Pemukiman Tanpa Listrik di Tengah Kota 'New' Bantaeng

Jaraknya hanya 3 kilometer dari kantor Bupati Bantaeng, tak jauh dari jalan poros ke Kabupaten Bulukumba.

Kampung Boddong, Pemukiman Tanpa Listrik di Tengah Kota 'New' Bantaeng
nur wahidah/tribunselayar.com
Salah satu sudut Kampung Bodong Raya, Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng yang belum menikmati listrik. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Suasana Kampung Boddong, Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, Sulawei Selatan, pada malam hari sangat menyedihkan.

Pasalnya, hanya beberapa rumah di kampung itu yang teraliri listrik.

Kondisi gelap gulita pun menjadi hal biasa bagi warga setempat.

Yang membuat sedih, karena lokasi kampung ini bukan di daerah terpencil.

Jaraknya hanya 3 kilometer dari kantor Bupati Bantaeng, tak jauh dari jalan poros ke Kabupaten Bulukumba. 

Sebagai penerangan saat malam tiba, warga mengandalkan lilin atau lampu berbahan bakar minyak tanah.

Warga kampung tersebut sudah beberapa kali ditawari untuk dipasangkan meteran listrik.

Namun, biaya yang diminta oknum mengaku pegawai PLN sangat mahal bagi mereka. Rp 2,5 juta per rumah.

Salah seorang warga, Ansar, memilih untuk tetap gelap-gelapan daripada harus memaksa mencari uang sebesar itu.

"Biasa'ji orang PLN kesini, tapi minta uang Rp 2,5 juta kalau kami mau dipasangkan meteran listrik. Tapi dimana harus ambil uang sebanyak itu," ujar penjual ikan keliling itu kepada TribunBantaeng.com, Jumat (21/6/2019).

Halaman
12
Penulis: Nurwahidah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved