Waspada Hoax

Info Tarif Listrik 2019 Naik Ternyata Hoax, Penjelasan Kementerian ESDM Malah Diskon & Rinciannya

Info Tarif Listrik 2019 Naik Ternyata Hoax, Penjelasan Kementerian ESDM Malah Diskon & Rinciannya

Info Tarif Listrik 2019 Naik Ternyata Hoax, Penjelasan Kementerian ESDM Malah Diskon & Rinciannya
www.shutterstock.com
Ilustrasi Tarif Listrik - Info Tarif Listrik 2019 Naik Ternyata Hoax, Penjelasan Kementerian ESDM Malah Diskon & Rinciannya 

Info Tarif Listrik 2019 Naik Ternyata Hoax, Penjelasan Kementerian ESDM Malah Diskon & Rinciannya

TRIBUN-TIMUR.COM - Anda menerima pesan broadcast dari WhatsApp jika Tarif Listrik 2019 naik?

Tunggu dulu, jangan percaya dengan isu itu.

Simak penjelasan resmi dari Kementerian ESDM berikut ini.

Baca: AWAS! Jangan Pernah Sebarkan 15 Info Hoax Ini, Bisa Dipenjara 10 Tahun Ada Berita Polisi vs Tentara

Baca: Siapa Christina Aryani Pengacara 01 Jokowi di Sidang MK? Kecantikan Sita Perhatian Ini Kehebatannya

Baca: Usia 60 Masih Jomblo, Ternyata Seperti Ini Asmara Rocky Gerung Cinta Seperti Naik Turun Gunung

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah isu kenaikan tarif tenaga listrik (TTL).

Isu tersebut viral di media sosial akhir-akhir ini. Meskipun tidak pernah naik sejak 2017, pemerintah hingga saat ini belum memiliki rencana menaikkan tarif listrik.

“Isu kenaikan tarif tenaga listrik dipastikan tidak benar. Pemerintah hingga saat ini tidak memiliki rencana untuk kenaikan tarif listrik. Bahkan, pelanggan mampu pun tidak pernah naik sejak 2017,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi seperti dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet, Jumat (21/6/2019).

Agung memaparkan, tarif listrik rumah tangga mampu golongan 900 VA bahkan diberikan diskon sebesar Rp 52 per kWh sejak 1 Maret 2019 menjadi Rp 1.352 per kWh.

Sementara tarif golongan rumah tangga 1.300 VA ke atas Rp 1.467,28 per kWh.

Adapun tarif listrik untuk golongan pelanggan 450 VA dan 900 VA masih diberikan subsidi masing-masing dengan tarif Rp 415 per kWh dan Rp 605 per kWh, dengan total pelanggan sekitar 29 juta.

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved