4 Puskesmas di Takalar Bakal Direnovasi Tahun Ini, Berikut Perusahaan yang Bakal Kerjakan

Keempatnya yaitu Puskesmas Aengtowa, Pattallassang, Mangarabombang dan pembangunan Puskesmas Kepulauan Tanakeke.

4 Puskesmas di Takalar Bakal Direnovasi Tahun Ini, Berikut Perusahaan yang Bakal Kerjakan
Humas Dinas Kesehatan
Penandatangan Kontrak Fisik Dana Alokasi Khusus Tahun 2019, Jum'at (21/6/2019) 

TRIBUNTAKALAR.COM, TAKALAR - Pemerintah Kabupaten Takalar merencanakan tahun ini akan merenovasi empat Puskesmas di Kabupaten Takalar.

Keempatnya yaitu Puskesmas Aengtowa, Pattallassang, Mangarabombang dan pembangunan Puskesmas Kepulauan Tanakeke.

Kronologi Bagaimana Mobil Fortuner jadi Seserahan Pernikahan Ternyata Hasil Curian, Ini Pelakunya

VIDEO: Baznas Enrekang Salurkan Bantuan Bagi Warga Kurang Mampu

Sebagai tahap pekerjaan pembangunan renovasi, pihak Pemkab diwakili Dinas Kesehatan melakukan penandatangan kontrak pekerjaan terhadap empat perusahaan.

Diantaranya CV Gemilang, CV Jangka Utama, CV Bajiki Kontruksi dan CV Sumber Resky Abadi dengan PKK dari pihak Dinkes di Ruang Kerja Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, Jum'at (21/6/2019)

Kadis Kesehatan dr Nilal Fausiah saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa tujuan pertemuan itu untuk mempertemukan pihak-pihak terkait dalam pembangunan proyek-proyek ini, sehingga lebih mudah menyampaikan hal-hal yang perlu diperhatikan selama proses pembangunan.

Selain itu untuk menyamakan persepsi dengan pihak-pihak pelaksana dan pengawas termasuk PPK untuk kelancaran kegiatan kedepan.

Kadis berharap agar pembangunan dan renovasi empat puskesmas ini dapat berjalan lancar dan tepat waktu sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan lancar.

Penandatangan Kontrak Fisik Dana Alokasi Khusus Tahun 2019, Jum'at (21/6/2019)
Penandatangan Kontrak Fisik Dana Alokasi Khusus Tahun 2019, Jum'at (21/6/2019) (Humas Dinas Kesehatan)

Pejabat Pembuat Komitmen Nasrul Rauf dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa proses ini bukan awal tapi merupakan proses pertengahan, karena proses dimulai dari proses fisik, proses lelang, dan proses penandatangan kontrak.

Proses harus yang di tempuh adalah proses yang sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Dalam penandatangan tersebut diharapkan agar dalam pengerjaan proyek, memperhatikan kualitas dan kuantitas, sehingga pekerjaan tepat waktu, tepat mutu, dan juga dapat berkomunikasi dengan baik," harap Nasrul.

Halaman
12
Penulis: Darullah
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved