Teknik Terbaru, Ajarkanlah Bahasa Arab dengan Bahasa Arab, Perhatikan Metodenya!

Intinya, workshop tersebut melatih mengajarkan Bahasa Arab dengan Bahasa Arab. Maksudnya, ajarkan Bahasan Arab dengan bahasa pengantar Bahasa Arab.

Teknik Terbaru, Ajarkanlah Bahasa Arab dengan Bahasa Arab, Perhatikan Metodenya!
dok.tribun
Workshop 8th Regional Conference ISESCO di Gedung Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Rabu (19/6/2019). Workshop bertema Pengembangan Kemahiran Berbahasa Arab bagi Non Arab di Asia Tenggara ini berlangsung dari Senin (17/6/2019) hingga Jumat (21/6/2019). 
Dr Hj Haniah Lc MA, Sekretaris Prodi Bahasa Arab PPS UIN Alauddin Makassar
Dr Hj Haniah Lc MA, Sekretaris Prodi Bahasa Arab PPS UIN Alauddin Makassar (dok.tribun)

Dr Hj Haniah Lc MA
Sekretaris Prodi Bahasa Arab PPS UIN Alauddin Makassar
Melaporkan dari Yogyakarta

8th Regional Conference ISESCO, Workshop bertema Pengembangan Kemahiran Berbahasa Arab bagi Non Arab di Asia Tenggara itu berlangsung lima hari di Gedung Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Senin-Jumat (17 -21/6/2019).

Empat aspek dimaksud, Mahaarah Kalaam (Kemahiran bercakap), Mahaarah istima' (Kemahiran mendengar), Mahaarah Qira'ah (Kemahiran Membaca), dan Mahaarah Kitaab (Kemahiran Menulis).

TRIBUN-TIMUR.COM, Yogyakarta - Dosen Prodi Magister Pendidikan Bahasa Arab UIN Alauddin Makassar (UINAM) Mengikuti 8th Regional Conference ISESCO

Workshop bertema Pengembangan Kemahiran Berbahasa Arab bagi Non Arab di Asia Tenggara itu berlangsung lima hari di Gedung Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Senin-Jumat (17 -21/6/2019).

Kegiatan tersebut diprakarsai organisasi internasional Islamic Education Seciences and Cultural Organization (ISESCO) yang bermarkaz di Maroko, Pusat Pendidikan ISESCO Malaysia bekerjasama dengan Kolej Universiti Islam Antarbangsa Selangor (KUIS), serta Granada Editions.

Mereka juga bekerja sama dengan Bahagian Pendidikan Islam Kementerian Pendidikan Islam Malaysia dan Prodi Bahasa dan Sastra Arab Universitas Ahmad Dahlan.

Kegiatan menghadirkan tim ahli dalam bidang pembelajaran Bahasa Arab dari Maroko, Tunisia, dan Perancis.

Peserta kegiatan ini terdiri dari 40 peserta tenaga pengajar bahasa Arab dari berbagai negara di Asia Tenggara yaitu Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Vietnam.

Kegiatan ini terselenggara dengan tujuan meningkatkan keterampilan mengajar Bahasa Arab yang ‘amiyyah meliputi empat aspek keterampilan berbahasa.

Empat aspek dimaksud, Mahaarah Kalaam (Kemahiran bercakap), Mahaarah istima' (Kemahiran mendengar), Mahaarah Qira'ah (Kemahiran Membaca), dan Mahaarah Kitaab (Kemahiran Menulis).

Intinya, workshop tersebut melatih mengajarkan Bahasa Arab dengan Bahasa Arab. Maksudnya, ajarkan Bahasan Arab dengan bahasa pengantar Bahasa Arab. Jadi “takliimul lugah”, bukan “takliimu 'anil lugah”.

Juga ditatarkan pengembangan metodologi pengajaran Bahasa Arab dengan tanpa tarjamah kepada peserta didik. Pengajar hanya menampilkan gambar, animasi, dan penggunaa IT sehingga peserta didik dapat paham, tanpa dialibahasakan oleh pengajar.

Dilatihkan juga bagaimana memasyarakatkan Bahasa Arab dan menjadikan Bahasa Arab sebagai kultur dalam kehidupan.(*)

Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved