Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

PSM Kalah dari Becamex, Ini Pembelaan Darije Kalezic

Kekalahan PSM Makassar dari Becamex Binh Duong dianggap lantaran telatnya Darije Kalezic melakukan rotasi pemain.

Penulis: Alfian | Editor: Suryana Anas
Official PSM
Darije Kalezic saat Prescon di Filipina, Selasa (16/4/2019) jelang hadapi Kaya FC, di Panaad Stadium, Rabu (17/4/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Kekalahan PSM Makassar pada leg pertama Semifinal Zona Asean Piala AFC, Rabu (19/6/2019), dari Becamex Binh Duong dianggap lantaran telatnya Darije Kalezic melakukan rotasi pemain.

Unggul jumlah pemain pada menit 50' pasca winger Becamex, T Nguyen, diganjar kartu kuning kedua, PSM belum juga melakukan perubahan strategi.

Pola serangan PSM saat unggul jumlah pemain tak mengalami perkembangan.

Baca: AFC Cup 2019 - Hadapi Leg Kedua PSM vs Becamex, Darije Tambah Empat Amunisi

Baca: Kalah Dari Becamex Pelatih PSM Makassar Sebut Timnya Sering Kehilangan Momen

Baca: Hadapi 10 Pemain, PSM Tetap Ditumbangkan Becanex

Sama halnya saat laga babak pertama dimana lini depan PSM tak mampu menembus pertahanan ketat Becamex.

Darije baru melakukan pergantian pemain pada menit 67' dimana penyerang sayap, M Rahmat masuk menggantikan Rasyid Bakrie yang yang berposisi sebagai gelandang pada laga itu.

Gelandang PSM Rasyid Bakri mengirim umpan kepada rekan setimnya diapit pemain Sriwijaya FC pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (28/4/2018) lalu.
Gelandang PSM Rasyid Bakri mengirim umpan kepada rekan setimnya diapit pemain Sriwijaya FC pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (28/4/2018) lalu. (sriwijaya post)

Sementara Guy Junior yang merupakan striker utama digantikan Ferdinand Sinaga pada menit 73'.

Selain terlambatnya digantikan Guy, sejumlah pihak juga menilai Darije terlalu lama menyimpan Eero Markkanen di bangku cadangan.

Striker asal Finlandia yang merupakan top skor PSM sejauh ini di Piala AFC dengan lima golnya baru dimainkan pada menit 84' menggantikan Rizky Pellu.

Ekspresi Rizky Pellu saat gagal mencetak gol di laga penyisihan Grup H Piala AFC antara PSM Makassar vs Kaya Iloilo FC, Selasa (2/4/2019) lalu, di Stadion Pakansari, Bogor.
Ekspresi Rizky Pellu saat gagal mencetak gol di laga penyisihan Grup H Piala AFC antara PSM Makassar vs Kaya Iloilo FC, Selasa (2/4/2019) lalu, di Stadion Pakansari, Bogor. (instagram/rizkypellu19)

Masuknya Eero tak banyak membantu Laskar Pinisi yang sudah tertingal satu gol pada menit 80'.

Namun terkait dengan strategi pergantian pemain itu, Darije memiliki alasan tersendiri.

"Saya rasa tidak ada masalah dengan pemain nomor 39 (Guy)," ujarnya.

Penyerang Deadlock

Bermain dengan 10 pemain Becamex Binh Duong berhasil menekuk 1-0 PSM Makassar. Kemenangan Becamex ini tak terlepas dari buruknya skema serangan anak asuhan Darije Kalezic.

PSM memiliki peluang besar menang di leg pertama Semifinal Zona Asean Piala AFC yang berlangsung di Stadion Go Doun, Vietnam, Rabu (19/6). Ini lantaran Becamex harus bermain dengan 10 pemain di menit 50'.

Winger Becamex, T Nguyen, diganjar kartu kuning kedua setelah melanggar Rasyid Bakrie dengan keras. Sebelum bermain dengan 10 orang, Becamex ditahan tanpa gol saat babak pertama.

Pada babak pertama kedua tim bermain cukup hati-hati. Sehingga peluang membahayakan dari PSM maupun Becamex tak tercipta.

Setelah bermain dengan 10 pemain, Becamex mengendorkan serangan bahkan cenderung bertahan. Hanya saja Wiljan Pluim Cs tak memanfaatkan momen tersebut.

Ini terlihat dari statistik laga. Dimana secara penguasaan bola PSM hanya unggul tipis 51 persen sementara Becamex 49 persen.

Lini serang PSM pun sepertinya tak mengalami perkembangan meskipun unggul jumlah pemain. Rapatnya lini pertahanan Becamex membuat PSM tak sekalipun mampu melepaskan tendangan mengarah ke gawan dari 10 kali percobaan.

Padahal tim berjuluk Laskar Pinisi ini telah melakukan pergantian pemain dengan memasukan dua striker sekaligus yakni Ferdinand Sinaga dan Eero Markkanen. Ferdinand memiliki satu peluang dalam kotak finalti tetapi sepakan setengah volinya masih melambung tinggi.

Memanfaatkan kondisi frustasi skuad PSM, Becamex mampu menciptakan dua peluang emas. Dimana satu diantaranya berbuah gol pada menit 80'.

Berawal dari serangan balik, pemain lini tengah Becamex melepaskan umpang Crossing ke arah tiang jauh gawang Rivky Mokodompit. Pemain pengganti Becamex, Nguyen Tien Linh sukses menyambut umpang tersebut dengan headingnya yang tak mampu ditepis Rivky.

Setelah tertinggal makin terpuruk. Sisa waktu 10 menit tak mampu dimanfaatkan untuk memburu ketertinggalan.

Statistik Becamex vs PSM

Becamex
Ball Position: 49 Persen
Operan: 328
Akurasi Operan: 75 Persen
Shoot: 14
Shoot on target: 2
Fouls: 16
Offside:-
Corner Kick:-
Yellow Card: 2
Red Card: 1

PSM
Ball Position: 51 Persen
Operan: 322
Akurasi Operan: 79 Persen
Shoot: 10
Shoot on target:-
Fouls: 18
Offside: 1
Corner Kick: 3
Yellow Card: 1
Red Card: -.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @piyann__

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Subscribe YouTube Tribun Timur

Jangan Lupa Follow IG @tribuntimurdotcom

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved