Pemkab Barru Belum Terapkan Penggunaan Seragam Hitam, Ini Alasannya

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Barru, Ahmad mengatakan, pihaknya belum menerima surat resmi dari Mendagri.

Pemkab Barru Belum Terapkan Penggunaan Seragam Hitam, Ini Alasannya
Akbar/Tribun Timur
Sekretaris BKPSDM Barru, Ahmad. 

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru, belum menerima surat edaran penggunaan seragam hitam setiap Hari Kamis.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Barru, Ahmad mengatakan, pihaknya belum menerima surat resmi dari Mendagri, mengenai penerapan pakaian dinas baru tersebut.

Baca: Selingkuhi Bidan, Sudah Dua Hari Jaksa Bone Diperiksa Aswas Kejati

Baca: Family Gathering IKA 97 MAN 2 Makassar Akan Diisi Game dan Hadiah Menarik

"Infonya memang berkembang luas itu di Medsos sama di WA. Tapi kami belum terima suratnya dari Mendagri," kata Ahmad kepada TribunBarru.com, Kamis (20/6/2019).

Ahmad menerangkan, info yang berkembang soal pakaian dinas serba hitam setiap Kamis, tidak bisa dijadikan pedoman selama surat Mendagri belum diterima.

"Selama belum ada surat, belum bisa, karena kita harus ada pedoman dulu untuk menerapkan itu," ungkapnya.

Sejauh ini menurut Ahmad, dirinya sudah mendapat informasi jika di daerah lain, sudah ada penyampaian secara lisan kepada ASN terkait rencana itu.

"Di Palopo, ASN saya dengar sudah diminta berbenah soal pakaian hitam setiap Kamis. Itu informasi dari teman di sana," ujarnya.

Meski BKPSDM Barru belum menerima surat resmi Mendagri, Ahmad mengaku siap mematuhi kebijakan itu bilamana ada petunjuk Mendagri.

"Apapun itu, kalau edaran dari pusat, kita harus sami'na wa ta'na (mendengar dan mentaati)," ucapnya.

Bagi Ahmad, jika kebijakan itu diterapkan tentu ada plus minusnya untuk ASN.

Halaman
12
Penulis: Akbar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved