Didemo Gegara Makassar New Port,Simak Penjelasan Corporate Secretary Pelindo IV

I Made yang mengenakan kemeja putih yang dipadupadankan jeans biru, tampak santai menemui massa aksi.

Didemo Gegara Makassar New Port,Simak Penjelasan Corporate Secretary Pelindo IV
muslimin emba/tribun-timur.com
Corporate Secretary PT Pelindo IV (persero) I Made Herdianta (kemeja putih), menemui ratusan pengunjukrasa yang memadati gerban masuk Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Kamis (20/6/2019) sore. 
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Corporate Secretary PT Pelindo IV (persero) I Made Herdianta, menemui ratusan pengunjukrasa yang memadati gerban masuk Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Kamis (20/6/2019) sore.

I Made yang mengenakan kemeja putih yang dipadupadankan jeans biru, tampak santai menemui massa aksi.

Unjukrasa terkait pembangunan Makassar New Port yang dianggap merusak mata pencaharian warga nelayan di utara Kota Makassad itu, pun ditanggapi Herdianta.

Anak Pulau Lanjukang Belajar Kenal Huruf Menggunakan Kail

HUT Bhayangkara, Personel Polsek Sukamaju Luwu Utara Bersihkan Rumah Ibadah


Menurutnya pihaknya sejauh telah menyiapkan konpensasi atau ganti rugi warga nelayan sekitar kawasan Makassar New Port.

Akan tetapi, pihaknya belum mengantongi data-data nama nelayan yang terdampak pada pembangunan mega proyek tersebut.

"Mengenai tututan yang anda semua sampaikan, ini kan kami sudah bahas di dewan perwakilan (DPRD Sulsel). Kami menunggu klarifikasi dan ferivikasi data oleh wakil pemerintah dalam hal ini kelurahan mengenai siapa saja yang berhak menerima bantuan," kata Herdianta di depan pengunjukrasa.

Menurut Herdianta, hingga saat ini pihaknya belum mengantongi data nama-nama nelayan yang terdampak pembangunan Makassar New Port.

"Apabila datanya kami telah terima tentu akan kami tindak lanjuti. Nah sekarang adik-adik bantu kami untuk memperoleh data itu supaya kami tahu siapa-siapa saja yang berhak menerima, karena kami takutkan salah sasaran,"terangnya.

FIK UKI Paulus Gelar Lokakarya Kurikulum Berbasis KKNI

Sebelum Balik, Raffi Ahmad Nyobain Tempat Makan Lisa BlackPink Jinda Resto Thailand Australia


Aksi unjukrasa ratusan nelayan dan mahasiswa merupakan gabungan organisasi kemahasiwaan, seperti Komite Pusat Gerekan Revolusi Demokratik (KP-GRD), Forum Komunikasi Nelayan Makassar, Koalisi Aktivis Makassar dan Gema LMP Sulsel.

Mereka menyuarakan penolakan pembangunan Makassar New Port lantaran belum memberi ganti rugi kepada nelayan yang terdampak, sesuai rekomendasi DPRD Sulsel.

Aksi unjukrasa yang sempat diwarnai aksi saling dorong dengan petugas kepolisian itu seketika bubar usai ditemui pihak Pelindo IV. (*)
 

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Subscribe YouTube Tribun Timur

Jangan Lupa Follow IG @tribuntimurdotcom

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved