Waspada Jika Cairan Keputihan Mengalami Perubahan Warna, Tekstur & Bau, Apalagi Bila Warna Hijau

Waspada Jika Cairan Keputihan Mengalami Perubahan Warna, Tekstur & Bau, Apalagi Bila Warna Hijau

Waspada Jika Cairan Keputihan Mengalami Perubahan Warna, Tekstur & Bau, Apalagi Bila Warna Hijau
screen twitter
Keputihan merupakan cara alami tubuh untuk menjaga kebersihan dan kelembapan organ kewanitaan. 

Waspada Jika Cairan Keputihan Mengalami Perubahan Warna, Tekstur & Bau, Apalagi Bila Warna Hijau

TRIBUN-TIMUR.COM - Keputihan merupakan cara alami tubuh untuk menjaga kebersihan dan kelembapan organ kewanitaan.

Ketika seorang wanita mengalami Keputihan, cairan yang diproduksi kelenjar vagina dan leher rahim akan keluar membawa sel mati dan bakteri, sehingga vagina tetap terlindung dari infeksi.

Keputihan normal terjadi pada wanita yang masih mengalami menstruasi.

Terkadang Keputihan datang sebelum menstruasi atau jika seorang wanita dalam kondisi capek.

Keputihan juga normal terjadi saat wanita dalam masa subur mereka.

Namun, bagaimana cara mengetahui Keputihan pada organ intim masih bersifat fisiologis (normal), atau sudah patologis (tidak normal)?

Baca: Nurdin Abdullah Bakal Hadiri Rapat Hak Angket, ini Syaratnya

Baca: Tonton Lewat HP LIVE STREAMING Becamex Binh Duong vs PSM di MNC TV, Mulai Pukul 18.00 WITA

Baca: Paripurna Pengajuan Hak Angket, Nasdem, Demokrat dan Golkar Yakin Kuorum

Harap berhati-hati jika cairan Keputihan mengalami perubahan warna, tekstur, dan bau.

Kondisi ini dapat menjadi tanda Keputihan yang tidak normal yang disebabkan oleh infeksi atau kelainan pada organ reproduksi wanita.

"Sangatlah normal untuk mengalami sekresi dari yang sangat sedikit hingga tak terlihat sampai satu sendok makan per hari," kata Leah Millheiser MD, Direktur program Pengobatan Seksual Wanita di Stanford University Medical Center kepada Refinery29.

Halaman
1234
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved