Hati-hati Share Hoaks di Grup WhatsApp, Bisa ke Ciduk Polisi yang Lagi Patroli, Ini Cara Kerjanya

Hati-hati Share hoaks di Grup WhatsApp, Bisa ke Ciduk Polisi yang Lagi Patroli, Ini Cara Kerjanya

Hati-hati Share Hoaks di Grup WhatsApp, Bisa ke Ciduk Polisi yang Lagi Patroli, Ini Cara Kerjanya
infokomputer.grid.id
Hati-hati Share Hoaks di Grup WhatsApp, Bisa ke Ciduk Polisi yang Lagi Patroli, Ini Cara Kerjanya 

TRIBUN-TIMUR.COM - Jangan macam-macam di grup WhatsApp ( WA ) kini, polisi mulai aktif patroli, ternyata begini cara kerjanya.

polisi kini aktif melakukan patroli melalui grup percakapan pada aplikasi pesan instan WhatsApp.

Para penyebar hoaks ke grup menjadi sasaran.

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri melihat tren penyebaran kabar bohong atau hoaks mulai beralih pada grup di aplikasi pesan singkat WhatsApp.

Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Rickynaldo Chairul menuturkan bahwa pergeseran tren tersebut dikarenakan grup WhatsApp atau cenderung lebih tertutup.

"Memang saat ini sudah beralih dari media sosial FB, Twitter, IG beralih kepada WA grup, bahkan penyebarannya dapat lebih cepat WA grup, karena kan WA grup selama ini tidak terdeteksi lah ya," ungkap ombes Rickynaldo Chairul saat konferensi pers di gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2019).

Hal itu diungkapkan Kombes Rickynaldo Chairul terkait penangkapan seorang terduga penyebar hoaks yang diklaim merupakan percakapan dua pejabat negara merancang skenario kasus Kivlan Zen.

Terduga pelaku yang berinisial YM (32) menyebarkan hoaks yang diklaim percakapan antara Kapolri Jenderal Tito Karnavian dengan Menteri Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, ke 10 grup dalam WhatsApp.

Maka dari itu, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri melakukan patroli siber termasuk terhadap konten di grup WhatsApp.

Dihubungi terpisah, Lombes Rickynaldo Chairul menjelaskan bahwa patroli terhadap konten dalam grup WhatsApp tak berarti pihaknya masuk ke dalam grup tersebut.

Halaman
1234
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved