Hal Ganjil Terjadi di Rumah Mewah Korban Pembunuhan Dodi Triono, Ini Cerita Ojol yang Antar Orderan

Hal Ganjil Terjadi di Rumah Mewah Korban Pembunuhan Dodi Triono, Ini Cerita Ojol yang Antar Orderan

Hal Ganjil Terjadi di Rumah Mewah Korban Pembunuhan Dodi Triono, Ini Cerita Ojol yang Antar Orderan
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Hal Ganjil Terjadi di Rumah Mewah Korban Pembunuhan Dodi Triono, Ini Cerita Ojol yang Antar Orderan 

TRIBUN-TIMUR.COM - Rumah mewah milik Almarhum Dodi Triono yang pernah menjadi lokasi perampokan dan pembunuhan menyisakan cerita misteri didalamnya.

Beberapa warga, seperti dilansir Tribun Bali dari Tribunnews, menuturkan kerap mendengar hal ganjil seperti suara jeritan dan tangisan.

Hal ini diungkapkan oleh Mutasir, salah seorang tukang kebun di sebelah rumah Almarhum Dodi Triono.

Menjadi lokasi bekas perampokan dan pembunuhan, rumah mewah milik Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Pulogadung, Jakarta Timur menyisakan kisah misteri bagi warga sekitar.

Pada Desember 2016 lalu masyarakat digegerkan dengan pemberitaan penyekapan di rumah mewah milik arsitek yang memiliki perusahaan properti itu.

Sebanyak 11 orang mengalami penyekapan di kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter.

Baca: Masih Ingat Dodi Triono Korban Pembunuhan Sadis di Pulomas? Lihat Kondisi Rumah Mewahnya Kini

Baca: Ingat Pembunuhan Sadis Keluarga Dodi Triono di Pulomas? Siapa Sangka Begini Keadaan Rumahnya Kini

Baca: Rumah Mewah Dodi Triono Korban Pembunuhan di Pulomas Akhirnya Terjual, Berapa Harga & Siapa Beli?

Peristiwa itu mengakibatkan enam orang meninggal dunia termasuk Dodi dan kedua putrinya.

Rupanya, pascakejadian tersebut beberapa warga mengalami hal ganjil seperti mendengar jeritan dan tangisan.

"Saya diceritakan pembantu di sini tiap kali kerja. Mereka bilang tiap tengah malam dengar suara jeritan dan tangisan. Dan, itu sering katanya," ujar Mutasir (68), tukang kebun sebelah rumah tersebut, Selasa (18/6/2019).

Ia melanjutkan, selang beberapa tahun kejadian tersebut mulai jarang dirasakan oleh para pembantu.

Halaman
1234
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved