Enam Bulan, 600 Pasutri di Gowa Bercerai

Ketua Pengadilan Agama Negeri Sungguminasa, Ahmad Nur mengatakan ada beragam faktor yang memicu perceraian di Kabupaten Gowa.

Enam Bulan, 600 Pasutri di Gowa Bercerai
ari maryadi/tribungowa.com
Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Gowa, Ahmad Nur. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Hingga Juni 2019, Pengadilan Agama Negeri Sungguminasa mencatat angka perceraian mencapai 600 kasus di Kabupaten Gowa.

Rinciannya 471 diantaranya adalah cerai gugat atau perceraian yang diajukan oleh pihak istri.

Sisanya 139 cerai talak atau perceraian yang diajukan oleh pihak suami.

Ketua Pengadilan Agama Negeri Sungguminasa, Ahmad Nur mengatakan ada beragam faktor yang memicu perceraian di Kabupaten Gowa.

"Mulai dari masalah perselisihan kedua belah pihak secara terus menerus, masalah ekonomi keluarga, masalah pihak ketiga, serta efek media sosial," kata Ahmad Nur ketika dikonfirmasi Tribun via telepon, Selasa (18/2/2019) kemarin.

Ahmad Nur melanjutkan, beragam permasalahan tersebut menjadi pemicu perselisihan dalam rumah tangga tersebut. Hingga akhirnya pihak suami atau istri mengajukan perceraian.

"Yang dominan itu adalah masalah ekonomi. Ada juga pernikahan di usia muda, ya itu juga ada juga gangguan pihak ketiga yang bermula dari media sosial," tambah Ahmad Nur.

Ahmad Nur melanjutkan, pihaknya juga selalu berupaya melakukan mediasi apabila ada pihak yang mengajukan cerai. Pengadilan agama memberi jalan damai setiap kali ada gugatan perceraian.

"Kami juga berupaya melakukan mediasi kepada kedua belah pihak. Jadi sebelum persidangan dimulai, kedua belah pihak kami mediasi," papar Ahmad Nur.

"Kami lakukan upaya mediasi. Siapa tahu mereka masih bisa mempertahankan rumah tangganya. Siapa tahu perceraian yang mereka ajukan hanyalah dipicu perselisihan sepele. Atau hanya emosi sesaat lalu mengajukan cerai," tandas Ahmad Nur.

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved