Dituduh Selingkuh, IRT di Kecamatan Kelara Jeneponto Bunuh Diri

Akibatnya, wanita 35 tahun itu meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di RSUD Bantaeng.

Dituduh Selingkuh, IRT di Kecamatan Kelara Jeneponto Bunuh Diri
ikbal/tribunjeneponto.com
Suasana duka di rumah SN (35) ibu rumah tangga yang bunuh diri dengan cara minum racun, Rabu (19/6/2019) 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Seorang ibu rumah tangga berinisial SN, warga Desa Tombolo, Kecamatan Kelara, Jeneponto, minum racun.

Akibatnya, wanita 35 tahun itu meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di RSUD Bantaeng.

Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul, mengatakan korban meminum racun jenis kromosom

"Korban meminum racun rumput jenis kromosom," kata AKP Syahrul, Rabu (19/6/2019) Sore.

"Korban sempat mendapatkan pertolongan, namun sekitar 4 malam dirawat di RSUD Bantaeng, SN dikembalikan ke rumahnya karena koondisinya sudah sangat parah dan kecil kemungkinan untuk bisa bertahan hidup," jelas Syahrul.

AKP Syahrul mengungkapkan SN mengakhiri hidupnya karena dituding berselingkuh.

"Motif bunuh diri yakni ada masalah rumah tangga dimana korban dituding berselingkuh dan tak terima dituduh, akhirnya nekat bunuh diri," tuturnya.

SN sudah dikebumikan di kampung Patoka, Desa Gantarang, Kecamatan Kelara, Jeneponto.

Personel Polsek Kelara di pimpin Wakapolsek Iptu H Bambang mendatangi kediaman korban dan menyampaikan belasungkawa. (TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved