Baru Tiba dari Jerman, Gubernur Nurdin Abdullah Panggil Wagub Sulsel, Ini yang Dibahas

Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah mulai berkantor di Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo, pasca lawatan ke luar negeri

Baru Tiba dari Jerman, Gubernur Nurdin Abdullah Panggil Wagub Sulsel, Ini yang Dibahas
Humas Pemprov Sulsel
Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah dan Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSARGubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah mulai berkantor di Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo, pasca lawatan ke luar negeri, Jerman dan Belanda.

Di hari pertama NA masuk kantor, ia memanggil Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Keduanya bertemu di ruang kerja Gubernur Sulsel.

Baca: Mendgari Sebut Sulsel Masuk Zona Merah KPK, Nurdin Abdullah Bilang Begini

Baca: 9 Bulan Jabat Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah Sudah 4 Kali Jalan-jalan ke Luar Negeri

Baca: Ada Pejabat Pemprov Dicopot Gubernur Sulsel Padahal Hari Pertama Kerja, Annas GS: Saya Rindu SYL

Dalam kesempatan itu, Nurdin Abdullah menyampaikan hasil kunjungannya kepada Wakil Gubernur Sulsel.

Menurutnya kunjungan kerja ini merupakan sebuah langkah untuk mendorong kebutuhan masyarakat Sulsel dalam tiga sektor, antara lain mengenai pengelolaan sampah, infrastruktur jalan, dan yang paling penting adalah bagaimana memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

"Saya dan Pak Wagub membahas fokus kami setelah kunjungan saya, pengelolaan sampah, penggunaam air bersih, dan infrastruktur jalan. Juga yang penting, mengenai apa saja dinamika yang terjadi di Sulsel,"kata Nurdin, Rabu (19/6/2019).

Sementara itu, Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan bahwa ada beberapa program jangka panjang yang dihadirkan di Sulsel melalui kunjungan Gubernur di Jerman dan Belanda.

"Pembangunan tekhnologi air bersih, infrastruktur jalan, dan terakhir pengelolaan sampah," tambahnya.

Untuk kerjasama lebih lanjut, pihak dua negara tersebut akan datang kembali ke Sulsel pada awal Juli 2019 ini.

“Akhir Juli mereka datang, sudah dilakukan tandatangan kontrak pada pejumerintah provinsi, Pemkab Wajo, dan pemerintah pusat. Kita sudah atur semua agar lebih ringan,” kata Wagub.

Menurutnya ini merupakan wujud dari kerjanya nyata Prof Andalan. Kerja nyata adalah tahapan final dari tahapan-tahapan mencermati masalah. Indikator dari adanya kerja nyata adalah adanya perubahan nyata.

Laporan wartawan tribun-timur.com, Saldy

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

B

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved