Tuding Ada Indikasi Korupsi, Puluhan Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor Bulog Sulselbar

Sejumlah mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat berunjukrasa di kantor Bulog Divre Sulselbar

Tuding Ada Indikasi Korupsi, Puluhan Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor Bulog Sulselbar
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Sejumlah mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat berunjukrasa di kantor Bulog Divre Sulselbar, Jl AP Pettarani, Makassar, Selasa (18/6/2019) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sejumlah mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat berunjukrasa di kantor Bulog Divre Sulselbar, Jl AP Pettarani, Makassar, Selasa (18/6/2019) siang.

Pengunjukrasa yang berjumlah sekitar 30an orang itu menggunakan mobil bak terbuka yang dilengkapi pengeras suara (toa) sebagai panggung orasi.

Dalam orasinya, pengunjukrasa menuding adanya indikasi korupsi di tubuh di tubuh Perum Bulog Divre Sulsel-bar UB Jasatama.

Baca: Hingga April, Serapan Beras Bulog Sub Divre Bulukumba Baru 13 Persen

Baca: Staf Ahli Mendag Sidak Gudang Bulog Sub Divre Mamuju

Baca: Jaga Stabilitas Harga Gabah di Pasaran, Mentan Amran Sulaiman Minta Bulog Serap Hasil Panen Raya

Indikasi korupsi itu diduga terjadi pada pengelolaan anggaran biaya perawatan beras yang dilakukan secara berkala.

"Terjadi persekongkolan jahat secara massif dan terstruktur pada anggaran fumigasi dan spraying. Dan kami duga RM (region manager) terlibat serta adanya pemotongan di berbagai daerah," kata Kordinator Lapangan Muhammad Abdul (26) usai berorasi.

Akibat adanya indikasi korupsi tersebut, Muhammad Abdul menduga negara dirugikan hingga miliaran rupiah.

"Kalau spraying itu kan dihitung per kubik, kalau fumigasinya itu dihitung per ron dan itu dilakukan secara berkala atau kontinew, jadi indikasi korupsinya sekitaran millaran," ujarnya.

Ia pun berharap agar Kejati Sulsel dapat segera turung tangan untuk mengusut indikasi dugaan korupsi tersebut.

"Kami sudah ada data-datanya dan akan kami serahkan ke kejaksaan," tuturnya.

Aksi unjukrasa di gerban Bulog Divre Sulselbar itu dikawal sejumlah personel Polsek Rappocini.

Tidak seorang pun perwakilan Perum Bulog Divre Sulselbar yang menemui, para pengunjukrasa pun melanjutkan aksinya dengan berkonvi ke kantor Kejati Sulsel.

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.comdi Whatsapp 

Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved