Sidang Masih Jalan, MK Langsung Tolak Permintaan Tim Prabowo-Sandi, Berikut Alasannya

Sidang masih jalan, Mahkamah Konstitusi ( MK ) langsung tolak permintaan tim Prabowo-Sandi. Apa permintaan Capres dan Cawapres nomor urut 02

Sidang Masih Jalan, MK Langsung Tolak Permintaan Tim Prabowo-Sandi, Berikut Alasannya
KOMPAS.COM
Prabowo Subianto didampingi Sandiaga Uno. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sidang masih jalan, Mahkamah Konstitusi ( MK ) langsung tolak permintaan tim Prabowo-Sandi.

Apa permintaan Capres dan Cawapres nomor urut 02 yang ditolak MK?

Ketua Tim Hukum pasangan Capres dan Cawapres RI, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto meminta penambahan jumlah saksi yang dapat diajukan dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2019.

Namun, permintaan ini langsung ditolak oleh hakim Mahkamah Konstitusi ( MK).

Kubu Prabowo Subianto awalnya berencana menghadirkan 30 orang saksi fakta dan 5 orang ahli dalam sidang pembuktian selanjutnya.

Menurut Bambang Widjojanto, ketentuan jumlah saksi fakta sebanyak 15 orang dan dua saksi ahli tidak cukup untuk membuktikan argumentasi yang diajukan oleh pihaknya.

"Soal saksi kami ingin mengatakan bahwa MK sesuai aturan memang memiliki kewenangan untuk membatasi soal jumlah saksi," ujar Bambang Widjojanto dalam sidang lanjutan sengketa hasil Pilpres di gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019).

"Tapi dari sisi kami ada problem kalau ingin membuktikan argumentasi yang sudah kami kemukakan itu rasanya 15 saksi fakta dan dua ahli kurang," kata Bambang Widjojanto.

Terkait hal itu, Hakim MK Suhartoyo mengatakan MK tidak dapat mengabulkan permintaan penambahan jumlah saksi.

Ia mengatakan, MK hanya memiliki waktu yang sangat sedikit untuk memeriksa dan memutus sengketa hasil Pilpres, yakni 14 hari.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved