Selundupkan Sabu Lewat Boneka, Mantan Karyawan Bank di Palopo Terancam Hukuman Mati

Kasi Berantas BNN Palopo, AKP Anthonius mengatakan, pelaku pertama kali ditangkap ialah, M.AJ.

Selundupkan Sabu Lewat Boneka, Mantan Karyawan Bank di Palopo Terancam Hukuman Mati
Hamdan Soeharto/Tribun Timur
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo, merilis hasil tangkapan bandar sabu di Kantor BNN, Jl Pemuda, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Selasa (18/6/2019) siang. 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo, menangkap tiga orang bandar narkoba di Kota Palopo.

Kasi Berantas BNN Palopo, AKP Anthonius mengatakan, pelaku pertama kali ditangkap ialah, M.AJ.

Universitas Syarief Hidayatullah Belajar Pengelolaan Alumni ke UIN Makassar

TRIBUNWIKI: Terpilih di DPRD Sulsel, Ini Profil Jufri Sambara

Ia diringkus saat melakukan transaksi sabu di Terminal Dangerakko, Kecamatan Wara, Kota Palopo bersama seorang lelaki berinisial AR.

"BNN Palopo, menemukan barang bukti berupa sabu sebanyak 0.15 gram," ujar Anthonius, saat menggelar jumpa pers, di Kantor BNN Palopo, Selasa (18/6/2019) siang.

Dari keterangan M.AJ, barang haram tersebut ia dapatkan dari seorang perempuan berinisial ALS.

Perempuan ALS, juga merupakan bandar narkoba.

BNN selanjutnya melakukan pengembangan, dan berhasil meringkus wanita singgle parents ALS, dirumah kakaknya Jl Ratulangi, Kelurahan Temmalebba, Kecamatan Bara, Kota Palopo.

Dari tangan ALS, BNN mengamankan sabu sebanyak 44 gram yang siap diedarkan ke Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

"Sabu sebagian dijual di Palopo. Sebagian lagi disiapkan untuk diedarkan di Kabupaten Morowali," imbuhnya.

Kepada petugas BNN, ia mengaku membeli sabu tersebut di Samarinda, Kalimantan Timur, dari seseorang yang tidak dikenal.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved