Petani Sidrap Terkena Banjir Sawahnya Mulai Didata untuk Asuransi Usaha Tanam Padi

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menghadiri survei dan pendataan awal, petani yang terkena dampak bencana banjir 2019 Sidrap, ungkap Hasmin anggota K

Petani Sidrap Terkena Banjir Sawahnya Mulai Didata untuk Asuransi Usaha Tanam Padi
Gusnadi/Tribun Timur
Pendataan Asuransi Usaha Tanam Padi (AUTP) Kelompok Tani Laulu Bembe' oleh Petugas Dinas Pertanian Sidrap. 

TRIBUNSIDRAP.COM, TELLULIMPOE- Puluhan petani berkumpul di Sekretariat Kelompok Tani Laulu Bembe' Lingkungan Panrengnge Kelurahan Arateng Kecamatan Tellu Limpoe, Sidrap, Selasa (18/6/2019).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menghadiri survei dan pendataan awal, petani yang terkena dampak bencana banjir 2019 Sidrap, ungkap Hasmin anggota Kelompok Tani Laulu Bembe'.

Hari Ini, Pemkot Parepare Gelar Mutasi Sejumlah Kepsek

Loyalis Ajiep Padindang Minta None Serius Maju di Pilwali Makassar 2020

"Pendataan ini dimaksudkan untuk pemenuhan syarat administrasi Asuransi Usaha Tanam Padi (AUTP) guna pencairan bantuan bagi sawah petani yang terdaftar dalam asuransi Pemkab Sidrap," tambahnya.

Ketua Kolompok Tani Laulu Bembe' M Nasri mengungkapkan, himbauan tersebut kami terima dari dinas terkait sejak kemarin, (17/6/2019).

"Jadi kami sebar informasi ke seluruh warga Panrengnge dan sekitarnya terkait syarat yang harus dipenuhi," ungkap Nasri.

Tercatat 40 orang petani dalam daftar asuransi Kelompok Tani Laulu Bembe' yang dibawa oleh petugas Pemda Sidrap.

Pendataan Asuransi Usaha Tanam Padi (AUTP) Kelompok Tani Laulu Bembe' oleh Petugas Dinas Pertanian Sidrap.
Pendataan Asuransi Usaha Tanam Padi (AUTP) Kelompok Tani Laulu Bembe' oleh Petugas Dinas Pertanian Sidrap. (Gusnadi/Tribun Timur)

Adapun kelengkapan berkas yang dibutuhkan yakni, fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari petani yang telah mendaftarkan sawahnya untuk diasuransikan.

Selanjutnya, petani juga harus melaporkan jumlah petak dan luas hektar sawah yang terkena dampak banjir beserta usia tanamnya untuk kalkulasi jumlah asuransi yang akan diberikan.

Setelah berkas dikumpulkan, warga dipanggil satu per satu untuk menandatangani atau cap jempol (sidik jari) daftar nama dari petugas.

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Gusnadi/@ggusned.

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.comdi Whatsapp 

Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

A

Penulis: Gusnadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved