Kredit Kendaraan Bermotor Melambat di April, Tahun Politik Turut Andil

Terjadi pelemahan pasar sehingga mempengaruhi permintaan juga siklus tahun politik juga turut jadi penyebabnya.

Kredit Kendaraan Bermotor Melambat di April, Tahun Politik Turut Andil
ist
ilustrasi membeli mobil (istimewa) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kredit kendaraan bermotor (KKB) yang tumbuh pesat di awal tahun mulai melambat. Dari catatan Bank Indonesia (BI) pada April penyaluran KKB mencapai Rp 143,1 triliun dengan pertumbuhan 8,3% (yoy).

Menurun dibandingkan realisasi Maret senilai Rp 143,2 triliun dengan pertumbuhan 9,5% (yoy). Penurunan permintaan juga turut dirasakan oleh PT Bank Mandiri Tbk.

Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunardi, Selasa (18/6/2019) mengatakan hal tersebut terjadi lantaran terjadi pelemahan pasar sehingga mempengaruhi permintaan. Selain itu, siklus tahun politik juga turut jadi penyebabnya.

“Pada April nilai penyaluran kendaraan bermotor kami senilai Rp 30,9 triliun, menurun sekitar Rp 400 miliar dibandingkan posisi Maret 2019 senilai Rp 31,3 triliun,” katanya.

Baca: Lagi, 7 Fintech Lending Kantongi Izin OJK, Kini Sudah Capai 113 Perusahaan. Berikut Daftarnya

Baca: Multifinance Wajib Punya Modal Minimal Rp 100 M, OJK Siapkan Sanksi

Baca: Bank Indonesia Dorong Ekosistem Ekonomi Digital, Ini Alasannya

Meski demikian, pada Mei permintaan kembali mulai stabil. Hal tersebut terbukti dari penyaluran KKB yang telah naik tipis pada Mei menjadi Rp 31 triliun.

Untuk memacu pertumbuhan, bank berlogo pita emas ini akan mendorong dua anak perusahaan multifinance, yaitu PT Mandiri Tunas Finance, dan PT Mandiri Utama Finance sebagai kanal distribusi penyaluran kredit. Hingga akhir tahun, Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan KKB mencapai Rp 38,6 triliun.

Setali tiga uang, Senior Executive Vice President PT Bank BNI Syariah Iwan Abdi juga mengakui perlambatan permintaan pembiayaan kendaraan bermotor pada April 2019 dibandingkan Maret 2019. Meski demikian ia mengaku secara keseluruhan pertumbuhan sepanjang 2019 masih cukup baik.

“Penyaluran pembiayaan BNI Oto iB Hasanah di April 2019 memang sedikit turun jika dibandingkan dengan penyaluran Maret 2019,” katanya.

Baca: BNI Apresiasi Toko Satu Sama, Salah Satu Merchant Bertransaksi Tertinggi di Makassar

Baca: Bank Muamalat Butuh Suntikan Rp 2 Triliun

Baca: Lowongan Kerja Bank BRI Terima Karyawan Cek Syarat Lengkap & Berkasnya di Link Resmi BRI Berikut

Ia juga mengklaim permintaan pada Mei, khususnya menjelang Lebaran juga mulai kembali merangkak naik.

CIMB Niaga Justru Tumbuh

Lain halnya dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA). Direktur Konsumer CIMB Niaga, Lani Darmawan menuturkan sales volume KKB CIMB Niaga justru tumbuh di atas 50%.

“Kalau dari sisi sales tumbuh di atas 50% namun portofolio relatif masih kecil,” ujarnya.

Dikatakan, mayoritas pertumbuhan selain dari diler adalah juga dari cross sell dengan nasabah cabang dan juga refinancing.

“Kami harap sampai akhir tahun sales tetap tumbuh 50% dan portofolio bisa tumbuh 5%,” tuturnya.(anggar)

Artikel ini sudah tayang di kontan.co.id dengan judul "Kredit kendaraan bermotor melambat pada April".

Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved