Kerja Sama Garuda, Layanan Sriwijaya Air Meningkat

Sriwijaya Air resmi bekerja sama dengan Garuda Indonesia Air group sejak November 2018 lalu.

Kerja Sama Garuda, Layanan Sriwijaya Air Meningkat
TRIBUN TIMUR/SUKMAWATI
Manajemen Tribun Timur bertandang ke Kantor Sriwijaya Air Distrik Makassar, Jl Boulevard No 6, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (18/6/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sriwijaya Air resmi bekerja sama dengan Garuda Indonesia Air group sejak November 2018 lalu.

Sejak saat itu, Garuda Indonesia Air memiliki empat maskapai penerbangan, antara lain Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air dan NAM Air.

Hal ini membawa perubahan siginifikan terhadap Sriwijaya Air sebagai maskapai penerbangan yang menyasar kelas medium.

Baca: Lion-Sriwijaya Air Minta Tambahan Penerbangan, Tujuan Makassar-Yogyakarta

Baca: Sriwijaya Air Mulai Terbang ke Tobelo, Langsung dari Makassar

Baca: Sambut Hari Autisme Sedunia, Sriwijaya Air Group Ajak Anak Panti Sosial ke Bandara

Demikian disampaikan General Manager (GM) Sriwijaya Air Region Sulawesi & Maluku A Yani Azwar kepada Wartawan Tribun Timur, Selasa (18/6/2019).

"Sejak resmi kerja sama, citra perusahaan tentu terdongkrak. Khususnya dari segi peningkatan pelayanan yang mengikuti standar Garuda," katanya di sela-sela kunjungan manajemen Tribun Timur saat bersilaturahmi di ruangannya, lantai 2 Kantor Sriwijaya Air, Jl Boulevard No 6, Makassar, Selasa (18/6/2019).

Lebih lanjut, jika dulunya pelayanan masih biasa saja kini terus mengalami peningkatan dengan harapan penumpang puas.

Selain itu, citra Garuda yang selama ini dipercaya masyarakat sebagai maskapai dengan pelayanan terbaik juga mulai melirik ke Sriwijaya.

"Sriwijaya juga membangun citra dengan servis baik persis seperti Garuda. Misalnya saja dari segi makanan yang kita berikan kepada penumpang tentu sudah berubah ke kualitas terbaik. Rotinya pun yang terbaik karena kan kita ingin masyarakat tau bahwa pelayanan Garuda dan Sriwijaya itu sama, standarnya ikut Garuda," jelasnya.

Selain itu, kerja sama ini juga mengurangi keterlambatan penerbangan atau penundaan (delay).

"Jika misalnya pesawat Sriwijaya delay, maka penumpang yang akan terbang dengan pesawat tersebut dengan tujuan kota lain tidak akan mengalami delay karena bisa dialihkan ke Garuda, Citilink tanpa ada biaya penambahan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved