Ini 3 Faktor Utama Perceraian di Pengadilan Agama Kabupaten Enrekang

174 perkara perceraian diterima Pengadilan Agama Kabupaten Enrekang hingga pertengahan bulan Juni 2019 ini.

Ini 3 Faktor Utama Perceraian di Pengadilan Agama Kabupaten Enrekang
TRIBUN TIMUR/MUH ASIZ ALBAR
Ruang Pelayanan Pengadilan Agama Enrekang, Kelurahan Puserren, Kecamatan Enrekang 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Sebanyak 174 perkara perceraian diterima Pengadilan Agama Kabupaten Enrekang hingga pertengahan bulan Juni 2019 ini.

Dari jumlah 174 gugatan perkara yang diterima lebih didominasi oleh cerai gugat atau istri yang mengajukan gugatan.

Jumlahnya lebih dari setengah ketimbang, gugatan yang diajukan oleh pihak laki-laki yang jumlahnya tak sampai seperempat dari total gugatan yang masuk.

Baca: Baznas Enrekang Bantu Pengobatan Hasmawati, Penderita Kanker Serviks Asal Bambapuang

Baca: Hujan Sepekan, Sejumlah Fasilitas Publik di Tallu Bamba Enrekang Rusak Akibat Longsor

Baca: Sambut Perdes Zakat, Komisioner Baznas Enrekang: Potensi Zakat di Desa Rp 700 Juta Tiap Tahun

Menurut Panitera Pengadilan Agama Enrekang, Muh Tang, ada tiga faktor utama yang menjadi alasan penyebab utama perceraian yang terjadi.

Faktor tersebut adalah ekonomi, pihak ketiga (selingkuh) dan juga faktor media sosial (medsos).

"Ada tiga penyebab utamanya, yakni ekonomi, pihak ketiga atau selingkuh dan juga media sosial," kata Muh Tang pada TribunEnrekang.com, Selasa (18/6/2019) siang.

Ia menjelaskan, tiga faktor itu memang selaku dijadikan momok dalam setiap gugatan cerai yang masuk ke Pengadilan Agama.

Sebab, hal itu tak bisa dipungkiri saat ini menjadi trend di masyarakat, khususnya faktor Medsos yang tidak terkontrol sehingga merusak bahtera rumah tangga.

Padahal, Muh Tang mengatakan setiap perkara perceraian yang ditangani selalu diupayakan agar bisa diperbaiki atau dipertahankan bahtera keluarganya.

Tapi memang, banyak dari mereka yang menggugat mengaku tak cocok lagi dan tak tahan lagi sehingga harus bercerai sebagai solusi.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved