Grab Mulai Denda Pelanggan yang Cancel Orderan, Kamu Akan Kena? Begini Syaratnya

Grab mulai denda pelanggan yang cancel orderan, kamu akan kena? Begini syaratnya. Aplikator transportasi berbasis online Grab mulai 17 Juni 2019

Grab Mulai Denda Pelanggan yang Cancel Orderan, Kamu Akan Kena? Begini Syaratnya
KOMPAS IMAGES
Ilustrasi driver Grab. 

"Kalau denda sih saya merasa kok merugikan pelanggan banget ya. Wong pelanggan nge-cancel juga ada alasannya," kata dia.

Keberatan serupa juga dikemukakan oleh Ria Aprianty (19), mahasiswi sebuah universitas di Bekasi.

Ria yang hampir setiap hari pergi ke kampus menggunakan Grab Bike juga menganggap denda itu sangat tidak adil.

Seperti halnya Sapto, ia juga mengatakan bahwa pembatalan pesanan kerap dilakukan karena driver kurang responsif.

Tidak menjawab saat ditanya atau lokasi driver yang jauh.

Selain itu, ia juga mengatakan pembatalan pesanan justru kerap diminta driver.

"Alasanya lokasi antar terlalu jauh, sedang makan, lokasi jemput kelewatan dan males putar balik," kata dia.

"Kadang driver tidak responsif padahal aku juga harus buru-buru sampai kampus," tambahnya.

Sebagai pelanggan Grab, Sapto dan Ria berharap agar Grab lebih bisa mencari solusi terbaik.

Mereka tidak menutup mata pembatalan pesanan bisa merugikan driver, tetapi di sisi lain penengah juga tidak ingin dirugikan.(*)

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved