Dituding Lakukan Kecurangan, Ini Penjelasan Bawaslu Palopo

Puluhan warga mendatangi Kantor Bawaslu Palopo di Jl KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Senin (17/6/2019) malam.

Dituding Lakukan Kecurangan, Ini Penjelasan Bawaslu Palopo
TRIBUN TIMUR/HAMDAN SOEHARTO
Warga mendatangi Kantor Bawaslu Palopo di Jl KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Senin (17/6/2019) malam 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Puluhan warga mendatangi Kantor Bawaslu Palopo di Jl KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Senin (17/6/2019) malam.

Informasi yang dihimpun TribunPalopo.Com, mereka kecewa terhadap keputusan Bawaslu karena tidak merekomendasikan pemilihan suara ulang didua TPS yang berada di Kelurahan Ammasangan, Kecamatan Wara, Kota Palopo.

Salah satu warga, Yertin mempertanyakan sikap Bawaslu tidak merekomendasikan PSU padahal didua TPS tersebut sudah terbukti adanya kesalahan yang dilakukan oleh KPPS dengan membiarkan pemilih menyalahgunakan surat panggilan memilih.

Baca: Optimalkan Pajak Hotel dan Restoran, Bapenda Palopo Terapkan Sistem Online

Baca: BREAKINGNEWS: Puluhan Warga Geruduk Kantor Bawaslu Palopo

Baca: Sepanjang 2018, 106.211 Wisatawan Datang Ke Palopo

Bahkan Bawaslu hanya memberikan sanksi secera tertulis kepada KPPS yang membiarkan pemilih menggunakan surat panggilan orang lain.

"Sudah terbukti ada keselahan. KPP sudah disanksi secera tertulis. Tapi kenapa dua TPS ini tidak melakukan pencoblosan ulang. Sedangkan TPS lain yang pelanggaran nya tidak terlalu berat dilakukan pemungutan suara ulang," katanya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Palopo, Asbudi Dwi Saputra menjelaskan, berdasarkan Pasal 372 huruf D PSU bisa dilakukan apabila pemilih tidak tidak memiliki e-KTP dan tidak terdaftar sebagai pemilih maupun pemilih tambahan.

Sementara kasus di dua TPS yakni TPS 4 Tompotika dan Ammasangan sampai saat ini diketahui siapa yang mencoblos dengan menggunakan surat panggilan pemilih orang lain.

"Disitu kendalanya. Tidak jelas siapa yang mencoblos walaupun ada. Tidak diketahui apakah yang mencoblos ini memiliki e-KTP atau tidak," katanya.

Mendengarkan penjelasan dari Bawaslu puluhan warga tersebut tidak puas dan mengancam akan melakukan aksi dengan massa yang lebih banyak lagi.

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, @hamdansoeharto_

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.comdi Whatsapp 

Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

A

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved