Begini Perjuangan MRI-ACT Bawa Bantuan ke Desa Terisolir di Konawe Utara

Tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-ACT bersama warga bahu-membahu menggeser mobil dari jalur lumpur

Editor: Mahyuddin
handover
Mobil dobel kabin yang didatangkan Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke wilayah terdampak banjir bandang di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, terjebak lumpur tebal. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mobil dobel kabin yang didatangkan Aksi Cepat Tanggap (ACT)  ke wilayah terdampak banjir bandang di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, terjebak lumpur tebal.

Menggunakan balok yang terbawa arus banjir, tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-ACT bersama warga bahu-membahu menggeser mobil dari jalur lumpur.

Tak ada dongkrak yang mampu mengangkat ban, hanya balok kayu dan tenaga dorong dari warga sekitar yang juga menjadi korban banjir untuk membantu mobil keluar dari lumpur.

Koordinator tim Disaster Emergency Response (DER)-ACT Kusmayadi mengatakan, mobil dobel kabin ACT yang terjebak lumpur itu hendak menuju Desa Walalindu, Kecamatan Asera, desa yang terisolir setelah banjir bandang menerjang Konawe Utara.

“Medan lumpur tebal menjadi hambatan kami untuk mendistribusikan bantuan ke Walalindu,” ujar Kusmayadi via rilisnya, Selasa (18/6/2018)

Baca: Dapur Umum LAZIS Wahdah Layani Warga Korban Banjir Konawe Utara

Baca: Pertamina Serahkan 2.500 Makanan Siap Saji ke Korban Banjir Konawe

Di Kecamatan Asera, tak hanya Walalindu saja yang menjadi desa terdampak banjir bandang.

Desa lain seperti Longeo Utama juga terdampak parah.

Banjir yang menerjang Asera, Konawe Utara berasal dari meluapnya Sungai Lalindu.

Ratusan rumah dikabarkan hancur terbawa arus banjir.

Terisolirnya beberapa desa di Kecamatan Asera akibat terputusnya jembatan penghubung desa yang membentang di atas Sungai Lalindu.

“Yang membuat terhambatnya pengiriman bantuan ke Asera ialah terputusnya jembatan penghubung, kendaraan roda empat tak dapat melintas. Saat ini warga dibantu relawan dan tim evakuasi gabungan membuat jembatan darurat yang baru dapat dilintasi pejalan kaki dan kendaraan roda dua,” kata Kusmayadi.

Posko Kemanusiaan ACT juga sudah berdiri di beberapa titik, serta dapur umum yang sampai hari ini terus didirikan di berbagai desa yang terdampak parah, termasuk desa terisolir di Walalindu, Asera.

Baca: 50 Ton Beras Tim Relawan Gabungan dan FTI UMI Menuju ke Konawe Utara

Baca: Kapal Angkatan Laut Salurkan Bantuan Wakasal untuk Korban Banjir Konawe Utara

Pelayanan medis dari ACT juga sudah diberikan untuk masyarakat terdampak banjir

Saat ini kondisi mereka beberapa sudah ada yang mengeluhkan sakit karena cuaca yang belum menentu serta tinggal di pengungsian.

Lembaga kemanusiaan ACT membuka kesempatan bagi sahabat peduli yang ingin berpartisipasi untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan melalui link https://donasi.act.id/makasar atau rekening atas nama (Yayasan) Aksi Cepat Tanggap, SULSELBAR Syariah 5100 5321 0417 1658 , BNI Syariah # 777 1659 997, Mandiri # 127 000 781 6596, Muamalat # 8010 1071 82 dan CIMB Niaga Syariah # 8600 0680 9700.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi perwakilan ACT Sulawesi Selatan via nomor careline 0411 898 6113, whatsapp 0822 1000 9756 atau dapat mengunjungi alamat kantor ACT Sulsel di Jl. Sultan Alauddin Plaza Ruko BB No.11 Makassar.(*)
.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved