Terbaru Aksi 22 Mei: Kivlan Zen Akui Terima Uang dari Habil Marati, Benarkah untuk Bunuh Wiranto?

Terbaru Aksi 22 Mei, Kivlan Zen Akui Terima Uang dari Habil Marati, Benarkah untuk Bunuh Wiranto?

Terbaru Aksi 22 Mei: Kivlan Zen Akui Terima Uang dari Habil Marati, Benarkah untuk Bunuh Wiranto?
Tribunnews
Terbaru Aksi 22 Mei, Kivlan Zen Akui Terima Uang dari Habil Marati, Benarkah untuk Bunuh Wiranto? 

Terbaru Aksi 22 Mei, Kivlan Zen Akui Terima Uang dari Habil Marati, Benarkah untuk Bunuh Wiranto?

TRIBUN-TIMUR.COM - Kivlan Zen akui terima uang dari tersangka dugaan percobaan pembunuhan Habil Marati.

Pengakuan tersebut disampaikan kuasa hukum Kivlan Zen, Muhammad Yuntri.

Meski mengakui, namun Kivlan Zen membantah uang tersebut bakal digunakan untuk membunuh sejumlah tokoh nasional.

Dirinya menyebut uang tersebut digunakan untuk demo.

Baca: Terima Manajemen Tribun Timur, Kadis Pemdes Maros Paparkan Rencana Pameran Inovasi Desa

Baca: Genap Usia 13 Tahun, DLiquid Siapkan Rutin Event Artis Mulai DJ Vicky, Padi Hingga Ari Lasso

Baca: Anniversarry ke-13, Dliquid Siapkan Agenda Pamungkas Ada Padi Reborn Hingga Ari Lasso

"Mengakui, tapi tidak sesuai dengan tuduhan. Uang itu hanya untuk demo. Tidak ada kaitan sama sekali dengan masalah pembelian senjata, membunuh tidak ada sama sekali," ujar Muhammad Yuntri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Saat ini Kivlan sedang diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Habil.

Dalam pemeriksaan itu, Yuntri mengungkapkan kliennya membawa bukti rekening penerimaan uang tersebut.

Kolase Kivlan Zen dan Irjen M. Iqbal
Kolase Kivlan Zen dan Irjen M. Iqbal (Tribunnews.com)

Baca: Menginjak Usia 13 Tahun, DLiquid Siapkan Rutin Event Artis Mulai DJ Vicky, Padi Hingga Ari Lasso

Baca: TERUNGKAP Ternyata Ini Motif Penumpang Serang Supir Bus & Kecelakaan 12 Tewas di Tol & Reaksi Polisi

Kivlan disebutkan menerima 4.000 dolar Singapura atau setara Rp42.400.000.

"Dicek tadi rekening. Dikasihkan rekeningnya, bahwa terima ke rekening ia terima dan sampaikan ada. Yang satu Rp50 juta. Yang satu lagi 4000 dolar Singapura untuk kegiatan antikomunis atau supersemar yang di Monas," jelas Yuntri.  

Halaman
12
Editor: Hasrul
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved