Pemkot Makassar Minta Pengklaim Lahan Fasum Tunjukkan Bukti Kepemilikan

Pemkot akan meminta pihak pengklaim lahan yang berlokasi di belakang Kantor Dinas Sosila Sulsel, untuk menunjukkan bukti-bukti kepemilikannya.

Pemkot Makassar Minta Pengklaim Lahan Fasum Tunjukkan Bukti Kepemilikan
abdiwan/tribuntimur.com
Sepetak lahan diduga fasum milik Pemkot Makassar yang berada di belakang kantor Dinas Sosial Sulsel dipagari oleh oknum. Gambar diabadikan Senin (17/6/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASAR - Tindakan oknum yang memagari sebuah lahan diduga merupakan fasilitas umum (fasum) mulai mendapat perhatian dari Pemkot Makassar.

 
Pemkot akan meminta pihak pengklaim lahan yang berlokasi di belakang Kantor Dinas Sosila Sulsel, untuk menunjukkan bukti-bukti kepemilikannya.
 
Pj Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb mengatakan, siapapun pihak tak boleh seenaknya mengklaim lahan tanpa memiliki bukti, apalagi lahan yang dipagari itu disebut merupakan fasum milik Pemkot Makassar.
 
"Kalau itu memang fasum, tidak boleh diklaim. Tapi Pemkot Makassar akan berusaha meminta bukti-bukti kempemilikan dari yang mengklaim," kata Iqbal, Senin (17/6/2019).
 
Dinas Penataan Ruang Kota Makassar dan pihak Kecamatan Rappocini telah meninjau langsung lokasi yang dipagari tersebut, dan berkoordinasi untuk memperjelas status lahan itu.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Selatan, Ilham A Gazaling telah menyurati Pj Wali Kota Makassar terkait pemagaran tanah fasilitas umum (fasum) milik Pemkot Makassar.
 
Dalam surat tertanggal 17 Juni 2019 itu, Ilham melaporkan pemagaran tanah fasum Pemkot Makassar oleh okunum yang merasa memiliki lahan yang terletak di Jl Pengayoman Blok F1.
 
Ilham dalam suratnya menjelaskan, tanah fasum tersebut telah digunakan selama puluhan tahun sebagai tempat parkir jamaah Masjid Al Mu'awanah Sosial, dn juga jalan masuk kantor Dinas Sosial Sulsel.
 
Kadis Sosial memnita Pj Wali Kota Iqbal S Suhaeb mengklarifikasi keabsahan dokumen tentang klaim oknum tersebut.
 
Ia juga meninta agar pemkot dapat memfasilitasi agar fasum tersebut tetap dapat digunakan oleh jamaah Masjid Al mu'awanah Sosial sebagai lahan parkir, sekaligus akses pegawai Dinsos Makassar masuk ke kantornya. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam
 
 

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.comdi Whatsapp 

Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved