MotoGP Catalunya 2019: Ini Alasan Marc Marquez Marah dan Minta Jorge Lorenzo Dapat Penalti

MotoGP Catalunya 2019: Ini Alasan Marc Marquez Marah dan Minta Jorge Lorenzo Dapat Penalti

MotoGP Catalunya 2019: Ini Alasan Marc Marquez Marah dan Minta Jorge Lorenzo Dapat Penalti
screen twitter
MotoGP Catalunya 2019: Ini Alasan Marc Marquez Marah dan Minta Jorge Lorenzo Dapat Penalti 

MotoGP Catalunya 2019: Ini Alasan Marc Marquez Marah dan Minta Jorge Lorenzo Dapat Penalti

TRIBUN-TIMUR.COM - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez marah kepada rekan setimnya, Jorge Lorenzo.

Marc Marquez sangat marah ketika menemukan Jorge Lorenzo, mengendarai motor secara perlahan di jalurnya pada latihan bebas ketiga (FP3) MotoGP Catalunya 2019, Sabtu (15/6/2019).

Jorge Lorenzo dianggap menghalangi jalur Marc Marquez pada putaran terakhir di tikungan 3 saat dia hendak memperbaiki catatan waktunya demi lolos ke kualifikasi kedua (Q2).

Baca: MotoGP Catalunya 2019: Lorenzo Jatuhkan Valentino Rossi, Marquez: Strategi Kami Berjalan dengan Baik

Baca: Ini Hukumnya Menikah di Bulan Syawal Menurut Ustadz Abdul Somad (UAS)

Marc Marquez telah mengakui bahwa dia telah memahami penjelasan Lorenzo yang mengendarai motor lebih lambat pada FP3.

"Dia (Lorenzo) meminta maaf kepada saya karena dia berada di tengah saat lap terakhir FP3," kata Marquez seperti dilansir BolaSport.com dari Crash.

Tetapi, Marquez tetap kesal kepada Lorenzo setelah berkaca dari apa yang dia lakukan pada tahun lalu dalam situasi yang sama.

Lengkap Klasemen MotoGP 2019, Marc Marquez Kokoh di Puncak, Valentino Rossi di Posisi Lima
Lengkap Klasemen MotoGP 2019, Marc Marquez Kokoh di Puncak, Valentino Rossi di Posisi Lima (screen twitter)

Baca: Petani Asal Selayar ini Poligami, Istrinya Malah Bilang Begini

Baca: Polrestabes Makassar Rilis 9 Pelaku Begal Sadis Lintas Daerah, 8 Masih di Bawah Umur

Saat itu, pemegang lima gelar juara dunia MotoGP tersebut dua kali mendapat penalti atas tindakan yang dilakukan kepada Lorenzo pada FP3.

"Saya sangat marah karena tahu bahwa saya langsung lolos ke Q2. Namun, saya menutup FP3 di posisi kesembilan dan ini menjadi hasil terburuk saya," ujar pembalap berusia 26 tahun tersebut.

"Tahun lalu, saya dua kali berada di tengah lintasan dan saya dihukum dua kali. Di Sirkuit Mugello saya mengalaminya dengan (Joan) Mir dan pada akhir FP3 MotoGP Catalunya terjadi lagi dengan Lorenzo. Ketika hal itu terjadi, setiap orang mendapat hukuman, tidak ada perbedaan," tutur Marquez.

Halaman
12
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved