Intip Penjuangan Pak Haris, Warga Bantaeng 10 Tahun Jual Buah di Selayar

Pak Haris (62) menjual di Kawasan Pasar Bonea, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Intip Penjuangan Pak Haris, Warga Bantaeng 10 Tahun Jual Buah di Selayar
TRIBUN TIMUR/NURWAHIDAH
Penjual Buah, Pak Haris (62) menjual di Kawasan Pasar Bonea, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG - Menjadi seorang pemimpin dalam kelauarga merupakan tanggung jawab yang besar. 

Banyak cara yang dilakukan oleh seorang ayah, untuk memenuhi kebutuhan istri dan anak.

Bahkan banyak diantara mereka harus berkelana di daerah orang,  demi mencari reski yang halal.

Hal itu juga dialami penjual Buah Pak Haris (62) menjual di Kawasan Pasar Bonea, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Baca: Alumni SMEA Negeri 17 Selayar Reuni Akbar, Aty Kodong Hadir

Baca: Sapi Berkeliaran Bebas di Desa Pamatata Selayar, Pengendara Terganggu

Baca: Bawaslu Tolak Permintaan Koreksi Caleg Golkar Selayar

Lelaki asal Kabupaten Bantaeng ini ditemani sang istri.

Mereka meninggalkan rumah panggungnya untuk berjualan mulai, pagi jam 06.00 wita sampai 18.00 Wita.

Saat ditemui Tribunselayar.com, Haris tampak melap satu persatu jeruk miliknya, agar mengkilat.

Ia menggunakan busana warna abu-abu campur warna merah.  Sesekali melenyapkan keringat yang berjatuhan dipipi. 

"Adama sepuluh tahun menjadi penjual buah di Selayar. Hasil penjualan digunakan untuk keluarga, "katanya.

Ia menuturkan bahwa harga jeruk ukuran kecil Rp 1.000 perbuah dan ukuran besar Rp 2.000 per buah.

Halaman
12
Penulis: Nurwahidah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved