VIDEO: Kerajaan Gowa Tolak Pencabutan Laporan Pembobolan Istana Balla Lompoa

Seluruh dewan pemangku adat, hingga perangkat adat kerajaan Gowa, menggelar pertemuan menyikapi upaya pencabutan laporan ke Mabes Polri.

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Lembaga adat kerajaan Gowa, menyatakan penolakan atas pencabutan laporan pembobolan dan perusakan Museum Balla Lompoa.

Seluruh dewan pemangku adat, hingga perangkat adat kerajaan Gowa, menggelar pertemuan menyikapi upaya pencabutan laporan ke Mabes Polri.

Wagub dan Menpan Semeja di PSBM, Apa Dibahas ?

Mahfud MD & Refly Harun Tanggapi Sidang Pilpres MK, Prabowo Kejar Defisit Gol Kemenangan Jokowi

Pertemuan adat tersebut berlangsung di Kediaman Andi Baso Mahmud Karaeng Tumailalang Lolo, Jl Basoi Dg Bunga Sungguminasa, Kabupaten Gowa.

Hasilnya, seluruh dewan dan perangkat adat menyampaikan penolakan atas pencabutan laporan tersebut.

"Kami akan melaporkan ke Mabes Polri bahwa, pencabutan itu tidak diterima oleh kerajaan Gowa," kata Juru Bicara Kerajaan H Andi Hasanuddin Karaengta Tumailalang, Sabtu (15/6/2019) tengah malam.

Pelaksana Tugas Raja Gowa Andi Kumala Andi Idjo diketahui, mengirim utusan ke Mabes Polri, untuk mencabut laporan atas insiden tiga tahun lalu itu, pada Kamis (13/6/2019) kemarin.

Menanggapi hal tersebut, dewan adat dan perangkat adat kerajaan Gowa, juga memutuskan mencabut status pelaksana tugas Raja Gowa dari Andi Kumala Andi Idjo.

Andi Kumala dinilai telah melakukan tindakan sepihak, tanpa persetujuan dewan adat dan perangkat kerajaan.

"Pelaksana tugas Raja Gowa dicabut surat pelaksana tugasnya, tercatat mulai malam hari ini," sambung Andi Hasanuddin.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr Busyro Muqoddas, memberi sambutan di syawalan PMW Susel 2019.
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr Busyro Muqoddas, memberi sambutan di syawalan PMW Susel 2019. (sanovra Jr / Tribun Timur)

Andi Hasanuddin juga menyampaikan, oknum-oknum yang telah berupaya mencabut laporan tersebut ke Mabes Polri, diputuskan telah dikeluarkan dari lembaga adat kerajaan Gowa atas perbuatannya.

Laporan Wartawan Tribun Gowa @bungari95

Langganan Berita Pilihan tribun-timur.comdi Whatsapp Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved