Masa Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Wajo Diperpanjang Hingga 21 Juni 2019

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo, Alamsyah.

Masa Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Wajo Diperpanjang Hingga 21 Juni 2019
Hardiansyah/Tribun Timur
Aktivitas masyarakat di tengah banjir yang melanda Kabupaten Wajo. 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Status tanggap darurat bencana di Kabupaten Wajo, diperpanjang hingga Jumat (21/6/2019) mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo, Alamsyah.

Lpj Keuangan PSBM ke-XVIII Belum Ada, Ini Alasannya

Hasil & Cuplikan Gol Copa America, Argentina Keok dari Kolombia Lihat Reaksi Lionel Messi

"Kita perpanjang lagi sampai 21 Juni, karena masa tanggap darurat pertama telah berakhir," ujar Alamsyah, Minggu (16/6/2019) pagi.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Wajo mengeluarkan status tanggap darurat bencana pada Sabtu (8/6/2019) lalu, selama 7 hari. Lalu, status tersebut diperpanjang pasca berakhir, selama 7 hari lagi.

"Kita ambil langkah perpanjangan status langsung 7 hari saja, mengingat masa perpanjangan biasanya 3 hari. Padahal kalau kita perhatikan, belum ada tanda-tanda banjir bakalan surut," kata mantan Kabag Kesra Pemkab Wajo tersebut.

"Apalagi, ketinggian air di bendung gerak sudah mencapai 7,5 meter," sambungnya.

Banjir di Kabupaten Wajo masih merendam 7 kecamatan, yakni Kecamatan Tempe, Kecamatan Tanasitolo, Kecamatan Belawa, Kecamatan Majauleng, Kecamatan Sabbangparu, Kecamatan Bola, dan Kecamatan Pammana.

Diketahui, ada sekitar 56.122 jiwa dari 15.920 kepala keluarga yang terdampak banjir. Bahkan, telah ada sekitar 377 jiwa yang mengungsi.

Selain itu, sejumlah fasilitas umum pun juga tak luput dari banjir.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr Busyro Muqoddas, memberi sambutan di syawalan PMW Susel 2019.
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr Busyro Muqoddas, memberi sambutan di syawalan PMW Susel 2019. (sanovra Jr / Tribun Timur)

Sejak ditetapkannya status tanggap darurat bencana di Kabupaten Wajo, Sabtu (8/6/2019) lalu, ada sekitar 8.504 ha lahan pertanian dan perkebunan, 720 km jalanan, 37 jembatan, 65 sekolah, serta sejumlah pasar yabg terdampak banjir. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Langganan Berita Pilihan tribun-timur.comdi Whatsapp Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved