Korban Banjir di Wajo Mulai Diserang Penyakit Diare

Meski sebagian besar memilih mengungsi di kediaman kerabatnya, ada pula yang tinggal di tempat pengungsian umum.

Korban Banjir di Wajo Mulai Diserang Penyakit Diare
Hardiansyah/Tribun Timur
Korban banjir yang mengungsi di kompleks TK di Kelurahan Mattirotappareng, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Minggu (16/6/2019). 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Tercatat, ada sekitar 377 jiwa yang mengungsi akibat banjir di Kabupaten Wajo.

Meski sebagian besar memilih mengungsi di kediaman kerabatnya, ada pula yang tinggal di tempat pengungsian umum.

Polres Jeneponto Tangkap Pencuri Kuda, Dua Orang Masih Buron

Ini Peruntukan Program Cetak Sawah di Luwu Utara

Di tempat pengungsian korban banjir di kompleks TK Kelurahan Mattirotappareng, salah seorang pengungsi mengeluhkan penyakit diare yang melanda.

"Kemarin kena diare, kurang tahu kenapa," kata Muspida (39), Minggu (16/6/2019).

Di kompleks TK tersebut, tercatat ada 5 kepala keluarga yang memilih mengungsi di tempat tersebut. Menurutnya, kamar kecil yang digunakan bermasalah.

"Sudah 4 hari 5 malam kita di sini, sudah ada beberapa bantuan yang datang seperti keperluan bayi, serta sembako," katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo, Alamsyah pun telah menerima laporan penyakit yang menjangkiti sejumlah pengungsi tersebut.

"Iya, kita sudah minta tim medis untuk mengecek kondisi pengungsi," katanya.

sekelompok remaja berfoto bersama dengan latar air terjun Tamalulua, Kecamatan Rumbia, Jeneponto
sekelompok remaja berfoto bersama dengan latar air terjun Tamalulua, Kecamatan Rumbia, Jeneponto (Ikbal Nurkarim)

Selain itu, BPBD Kabupaten Wajo pun telah menyiapkan kebutuhan air bersih untuk pengungsi di lokasi tersebut. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.comdi Whatsapp 

Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved