3 Orang Soppeng Melenggang ke Senayan, 5 di DPRD Sulsel, Ini Harapan Bupati

Bukan tanpa alasan. Menurut mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Soppeng itu, masyarakat Soppeng

3 Orang Soppeng Melenggang ke Senayan, 5 di DPRD Sulsel, Ini Harapan Bupati
Courtesy: Kabag Humas Pemkab Soppeng Muhammad Ihsan
Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak memr di Ganra, Soppeng, Senin (10/6/2019). Hari pertama kerja pasca-liburan Idul Fitri 1440 H, Bupati Soppeng keliling memantau aliran Sungai Walanae di Desa Beli, Kecamatan Ganra, Soppeng, Senin (10/6/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Soppeng, Andi Kaswadi Razak (52), berharap ke depannya Soppeng lebih maju dari hari ini.

Bukan tanpa alasan. Menurut mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Soppeng itu, masyarakat Soppeng sudah memberikan kepercayaan kepada lima perwakilannya di parlemen Sulsel dan tiga di Senayan.

"Soppeng 5 tahun kedepan harus meningkat. Kenapa? Sekarang kita punya 3 anggota DPR RI, 5 anggota DPRD provinsi," kata Andi Dulli sapaannya kepada Tribun di Makassar, Sabtu (15/6/2019) kemarin.

Tiga anggota DPR RI terpilih dari Soppeng pada Pileg 2019, yaitu mantan Wakil Bupati Soppeng Supriansa Mannahawu (Golkar), petahana anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Syamsu Niang, dan Ketua DPW PPP Sulsel Muhammad Aras.

Sementara lima anggota DPRD Sulsel terpilih dari Soppeng adalah, Selle KS Dalle (Demokrat), Suhardi Haseng (Golkar), Andi Nurhidayati Zainuddin (PPP), Henny Latif (Gerindra), dan Ansyari Mangkona (PDIP).

"Jadi kami tentu berharap ada peningkatan di Soppeng terutama infrastruktur. Kemarin waktu banjir jalanan hancur, tanggul rusak parah dan harus segera diperbaiki," ujarnya.

Andi Dulli kemudian memberikan salah satu contoh infrastruktur yang harus segera mendapatkan perhatian pemerintah.

"Jadi ada satu desa itu pinggiran sungainya ambruk dan butuh diperbaiki. Ini kita punya dana hanya bisa kena tiang pancang saja, coba kali-kali cepat itu berapa anggarannya kalau diperbaiki sepanjang itu. Dana Rp 700 juta cukup tidak?," tanya Andi Dulli kepada Asisten Pemda Soppeng.

Terkait plus minus aturan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019, Bupati Soppeng itu menyatakan ada untung dan ruginya.

"Untungnya kami mendapat banyak kursi di Soppeng, ruginya kami punya suara banyak untuk DPRD Sulsel, tapi terpilih hanya satu orang saja. Jadi ada baik dan minusnyalah," katanya.

Sementara untuk pelaksana, lanjut mantan Wakil Ketua DPRD Soppeng itu menyatakan sudah bagus.

Menurutnya, kualitas penyelenggara sudah bagus. "Kemarin masyarakat live Facebook waktu perhitungan, tidak ada larangannya," jelasnya.

Penulis: Abdul Azis
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved