Ratusan Hektar Sawah Terendam Banjir, Pemkab Bone Siapkan Bantuan Bibit

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Bone Sunardi Nurdin menuturkan pihaknya saat ini mendata

Ratusan Hektar Sawah Terendam Banjir, Pemkab Bone Siapkan Bantuan Bibit
justang/tribunbone.com
Areal persawahan di Desa Pattiro Sompe, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone terendam banjir, Minggu (9/6/2019). 

TRIBUNBONE.COM, WATAMPONE - Puluhan hektar sawah dan tambak di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, terendam banjir, Sabtu (8/6/2019) lalu.

Hal itu mengakibatkan petani mengalami kerugian dan gagal panen.

Terkait dengan hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan dan Dinas Kelautan dan Perikanan bakal memberikan bantuan bibit baru bagi petani yang padinya dan tambaknya terendam.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Bone Sunardi Nurdin menuturkan pihaknya saat ini mendata petani yang mengalami gagal panen.

"Ada beberapa laporan yang masuk beberapa hektar sawah baru saja ditanami oleh petani terendam banjir, olehnya itu kami menyiapkan bibit baru itu bantuan dari pemerintah," kata Sunardi Nurdin, Jumat (14/6/2019).

Lanjut dia, bantuan bibit kepada petani itu akan seperti tahun sebelumnya, pemerintah memberi bantuan bibit baru kepada petani sebanyak 20 kg bibit baru untuk satu hektar sawah.

"Perlu juga kita tau bahwa di daerah itu tidak semua sudah menanam, ada juga yang sebelum banjir sudah panen. Jadi mana yang harus kita bantu ini sudah kami koordinasikan ke pihak pemerintah kecamatan dan desa yang terdampak itu," tambahnya

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bone, Wahida menyampaikan untuk petani tambak yang terkena dampak banjir juga akan mendapat bantuan.

Kendati demikian, kata Wahidah, petani yang bakal mendapatkan bantuan yakni petani yang masuk dalam asuransi.

"Kalau yang tidak masuk asuransi ada jalur lain, seperti dari provinsi. Tapi kita imbau kepada masyarakat, untuk segera melaporkan ke dinas, paling lambat selasa mendatang, karena kalau satu bulan baru dilaporkan itu susah juga, jadi harus cepat," kata Wahidah.(TribunBone.com).

Laporan Wartawan TribunBone.com @juzanmuhammad

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved