Pelaku Pembunuhan IRT di Kota Palopo Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Kapolres palopo AKBP Ardiyansah mengatakan, pelaku Isdar (26) warga Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo itu melanggar pasal 365.

Pelaku Pembunuhan IRT di Kota Palopo Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Hamdan / Tribun Timur
Isdar (26), Pelaku pembunuhan ITR di Kota Palopo Menjalani Proses Pemeriksaan di Mapolres Palopo, Jl Opu To Sappaile, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sabtu (15/6/201). 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Pelaku pembunuhan Ibu Rumah Tangga (IRT) di Palopo, Ida Royani (40), terancam hukum 15 tahun penjara.

Kapolres palopo AKBP Ardiyansah mengatakan, pelaku Isdar (26) warga Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo itu melanggar pasal 365 ayat 3 KUHP.

Menpan RB Ajak Peserta PSBM Berdoa untuk Kesembuhan Wapres JK dan Alwi Hamu

TERUNGKAP! Tak Hanya Gadai Istri Rp 250 Juta, Hori Juga Jual Anak Rp 500 Ribu, Pengakuan Istri

Unsurnya melakukan pencurian dan kekerasan, yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

"Ancaman maksimal 15 tahun penjara. Sesuai dengan pasal yang dikenakan," ujar Ardiansyah, Sabtu (16/6/2019).

Saat ini, Polres Palopo masih menyelesaikan berkas perkara,  sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Palopo.

"Masih kelengkapan berkas. Kita juga akan gelar perkara untuk lebih mendetail," tambah Ardiansyah.

Residivis curanmor ini, melarikan diri setelah melakukan pembunuhan.

Polres Palopo bekerjasama dengan Resmob Polda Sulsel, berhasil meringkusnya di Kelurahan Lawowoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

Saat hendak diringkus, pelaku mencoba melakukan perlawanan, sehingga kedua betisnya ditembak.

Kepala Polisi, Isdar mengakui semua perbuatannya. Ia menjelaskan kronologi pembunuhan yang dilakukan kepada Ida.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved